Jerin Raj, SVP & Managing Director Asia-Pacific & India Black & Veatch, bersama Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy sekaligus Direktur Vanda RE
Jerin Raj, SVP & Managing Director Asia-Pacific & India Black & Veatch, bersama Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy sekaligus Direktur Vanda RE

Dukung Transisi Energi, Proyek Vanda RE Jadi Bukti Nyata Kolaborasi Regional

Muhammad Syahrul Ramadhan • 23 September 2026 21:16
Ringkasnya gini..
  • Proyek raksasa ini diklaim mampu menjadi magnet kuat untuk membantu Indonesia menarik Investasi Asing Langsung (FDI) hingga mencapai US$50 miliar.
  • Membangun infrastruktur kelistrikan skala gigawatt yang melintasi perbatasan negara tentu membawa tingkat kompleksitas teknis tingkat tinggi.
  • Harmonisasi regulasi antara Indonesia dan Singapura menjadi pilar keberhasilan eksekusi.
Jakarta: Transisi energi di kawasan Asia Tenggara kini memasuki fase akselerasi berkat kolaborasi strategis dalam pengembangan mega proyek Vanda RE. 

Sebagai wujud nyata ambisi dekarbonisasi, Vanda RE (Vanda Solar & Battery Indonesia) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 2.000 Megawatt (MW) atau 2 GWp yang dipadukan dengan sistem penyimpanan baterai masif sebesar 4.400 MWh (4,4 GWh).

Lebih dari sekadar penyedia pasokan energi lintas batas (cross-border) antara Indonesia dan Singapura, proyek raksasa ini diklaim mampu menjadi magnet kuat untuk membantu Indonesia menarik Investasi Asing Langsung (FDI) hingga mencapai US$50 miliar.

Tantangan Eksekusi: Bukan Sekadar Membangun, melainkan Mengintegrasikan


Membangun infrastruktur kelistrikan skala gigawatt yang melintasi perbatasan negara tentu membawa tingkat kompleksitas teknis tingkat tinggi. Menurut SVP & Managing Director Asia-Pacific & India Black & Veatch, Jerin Raj, meskipun tantangan teknis dalam membangun fasilitas kelistrikan adalah hal yang lumrah, ujian sesungguhnya terletak pada proses integrasi.

"Tentu saja ada elemen teknis yang harus Anda tangani, seperti halnya proyek energi dan penyimpanan baterai pada umumnya. Namun, tantangan yang lebih luas adalah mengintegrasikan semuanya; bagaimana membawa semua elemen ini berjalan bersamaan," ungkap Jerin Raj.

Hal inilah yang mendasari penunjukan Black & Veatch pada Juni 2025 lalu sebagai konsultan teknik utama proyek ini. Black & Veatch bertanggung jawab atas desain rancang bangun secara keseluruhan, mulai dari sistem photovoltaic (PV), sistem penyimpanan energi baterai (BESS), gardu induk tegangan tinggi (HV), jalur transmisi, hingga infrastruktur pelabuhan pendukung.

Jejak Langkah dan Pencapaian Proyek Vanda RE


Keberhasilan integrasi yang disebut Jerin Raj terbukti dari progres Vanda RE yang bergerak agresif merangkul mitra Tier 1 global, sembari tetap mematuhi regulasi domestik Indonesia, khususnya terkait Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Berikut adalah rekam jejak capaian strategis Vanda RE hingga saat ini:

September 2023: Mendapatkan Persetujuan Bersyarat (Conditional Approval) dari Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA).

September 2024: Resmi mengantongi Lisensi Bersyarat (Conditional Licence) dari EMA Singapura. Di bulan yang sama, Trinasolar sepakat memasok panel surya sebesar 1,2 GW yang akan difabrikasi untuk memenuhi persyaratan TKDN Indonesia.

Mei 2025: Produsen panel surya LONGi Green Energy Technology menyusul sebagai pemasok panel surya sebesar 1 GW, yang juga dipastikan akan membantu Vanda memenuhi ketentuan TKDN.

Juni 2025: Penunjukan Black & Veatch sebagai konsultan teknik utama untuk merancang infrastruktur PV, BESS, transmisi tegangan tinggi, hingga pelabuhan pendukung.

Juli 2025: Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) bergabung untuk memasok sistem baterai EnerX hingga 2,2 GWh. Baterai ini akan diproduksi di pabrik terbaru CATL di Jawa Barat, sehingga memperkuat kepatuhan proyek terhadap TKDN.

Januari 2026: PT Vanda Energy Indonesia menandatangani MoU dengan Pemerintah Kabupaten Karimun, mengukuhkan kerja sama di bidang infrastruktur, perizinan, ketenagakerjaan lokal, dan pasokan energi bersih untuk masyarakat.

Navigasi Regulasi Lintas Negara dan Penantian Konsolidasi


Harmonisasi regulasi antara Indonesia dan Singapura menjadi pilar keberhasilan eksekusi. Enda Ginting mengakui bahwa pihaknya berkoordinasi erat dengan berbagai kementerian di Indonesia—mulai dari Kementerian ESDM, Perdagangan, Investasi, Perindustrian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Perhubungan, Kemaritiman, hingga Pertanahan.

"Banyaknya kementerian yang terlibat ini bukanlah hal mengejutkan bagi investor yang datang ke Indonesia. Pada tahun 2025 lalu belum ada regulasi pasti yang mengikat kami. Namun kami berharap di tahun 2026 ini, kita akan mendapatkan kejelasan yang terkonsolidasi. Kami sangat senang menyesuaikan diri dengan arah kebijakan pemerintah," jelas Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy sekaligus Direktur Vanda RE.

Listrik Sebagai Aset Bersama: Komitmen pada Masyarakat Lokal


Berdasarkan MoU yang ditandatangani dengan Pemkab Karimun awal 2026, Vanda RE membuktikan komitmennya bahwa masyarakat lokal tidak boleh sekadar menjadi penonton.

"Fasilitas energi perlu menjadi aset yang berbagi, sama seperti jalan raya. Sangat tidak masuk akal jika infrastruktur terbangun, warga melihat ada jaringan kabel melintas di depan rumah mereka, tapi rumah mereka sendiri justru tidak teraliri listrik," tegas Enda. Ia menjamin akomodasi kepentingan warga sekitar sudah terintegrasi ke dalam model finansial tanpa mengganggu keekonomian proyek.

Pada akhirnya, kehadiran mitra kelas wahid dalam konsorsium ini diharapkan mampu menjadi benchmark bagi wacana pengembangan 100 GW energi terbarukan di Indonesia.

"Kami senang mitra yang bergabung di Vanda RE siap memenuhi metrik kualitas yang diharapkan oleh pemerintah. Dengan memanfaatkan kesempatan ini, kita bisa melihat apa yang bisa dihasilkan dari proyek cross-border untuk turut menjawab kebutuhan kelistrikan domestik," pungkas Enda.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan