Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi pertumbuhan industri laundry komersial yang semakin pesat, termasuk di Indonesia yang menjadi salah satu pasar utama di kawasan.
| Baca juga: Pendanaan Fintech Mulai Bangkit, Tapi Masih Dihantui Ketegangan Global dan Kenaikan Tarif |
Pabrik yang berlokasi di Chonburi tersebut kini dilengkapi teknologi produksi terbaru dan fasilitas riset STAR Lab (Thailand Science Technology Research Laboratory) yang diperluas. Kehadiran laboratorium ini memungkinkan ALS mengembangkan berbagai solusi laundry berbasis teknologi yang lebih efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.
Managing Director Asia-Pacific Alliance Laundry (Thailand) Co., Ltd., Ben Dobbs, mengatakan peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha laundry modern.
Menurutnya, ALS selama lebih dari satu abad telah membangun reputasi melalui kualitas produk, keandalan, serta inovasi berkelanjutan. Investasi di Thailand menjadi upaya perusahaan untuk menghadirkan teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para investor dan pemilik usaha.
"Pabrik kami di Thailand merupakan jawaban tentang bagaimana kami menerjemahkan kekuatan tersebut menjadi solusi cerdas dan efisien yang menjawab tantangan operasional sekaligus memberikan nilai tambah jangka panjang bagi investor dan pelaku usaha." kata dia dalam keteranganya.
Pasar Laundry Komersial Terus Bertumbuh
Kawasan Asia Pasifik saat ini menjadi salah satu motor pertumbuhan industri laundry komersial global. Urbanisasi yang semakin tinggi, meningkatnya jumlah masyarakat kelas menengah, serta berkembangnya sektor perhotelan menjadi faktor utama pendorong permintaan.Di Indonesia, perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan turut menciptakan peluang baru bagi bisnis laundry. Konsumen kini semakin mengandalkan layanan laundromat dan jasa laundry berbasis aplikasi untuk menghemat waktu dan tenaga.
Sementara itu, sektor perhotelan juga mulai memanfaatkan layanan laundry pihak ketiga guna menekan biaya operasional, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi
bisnis.
Kesadaran terhadap isu keberlanjutan turut mendorong pelaku usaha beralih ke mesin-mesin yang lebih hemat energi dan air. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap peralatan laundry komersial modern terus meningkat.
Indonesia sendiri dinilai sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Selain didukung perkembangan kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, pertumbuhan industri ini juga ditopang oleh ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjalankan bisnis laundry secara mandiri maupun melalui sistem waralaba.
Saat ini banyak operator mulai berinvestasi pada mesin dengan teknologi yang lebih maju dan daya tahan lebih tinggi guna meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga efisiensi operasional.
Pabrik Berteknologi Tinggi
Fasilitas ALS di Thailand memiliki luas sekitar 27.000 meter persegi dan berperan sebagai pusat produksi sekaligus ekspor untuk kawasan Asia Pasifik.Dalam proses manufakturnya, ALS menggunakan peralatan presisi berteknologi Jerman guna memastikan kualitas dan konsistensi setiap produk yang dihasilkan. Perusahaan juga memanfaatkan teknologi seperti rapid prototyping dan computer-aided engineering untuk mempercepat proses pengembangan produk sebelum memasuki tahap produksi massal.
Pendekatan tersebut memungkinkan ALS menghasilkan mesin yang memenuhi standar keselamatan dan performa internasional sekaligus menawarkan efisiensi penggunaan energi dan air yang lebih baik.
Salah satu produk yang dikembangkan melalui fasilitas riset tersebut adalah Stax-X, mesin cuci dan pengering bertumpuk yang ditujukan bagi pengusaha laundry pemula, UKM, maupun operator yang memiliki keterbatasan ruang usaha.
Mesin ini menggabungkan fungsi pencucian dan pengeringan dalam satu unit vertikal sehingga lebih efisien dari sisi penggunaan area. Produk tersedia dalam kapasitas 14 kilogram dan 23 kilogram serta dipasarkan melalui sejumlah merek ALS, antara lain Speed Queen, Huebsch, IPSO, dan Primus.
Stax-X juga dilengkapi berbagai fitur pendukung bisnis, mulai dari pengaturan program pencucian, opsi layanan tambahan (upselling), hingga sistem penetapan harga yang fleksibel.
Sebelum dipasarkan, seluruh produk ALS menjalani serangkaian pengujian di STAR Lab untuk memastikan standar kualitas, keamanan, dan keandalannya terpenuhi.
Melalui peningkatan kapasitas manufaktur di Thailand, ALS berharap dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan responsif bagi pelanggan di Indonesia sekaligus memperkuat posisinya di salah satu pasar laundry komersial terbesar dan paling berkembang di Asia Tenggara.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda