Purwokerto: Perum Bulog Cabang Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), berhasil mencapai target pengadaan gabah di 2020 yang sebesar 27.000 ton. Penyerapan ini diharapkan memberi dukungan terhadap tingkat kesejahteraan para petani di daerah setempat.
"Jumlah tersebut setara dengan 23.900 ton beras," kata Pemimpin Cabang Bulog Banyumas Dani Satrio, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, dikutip dari Antara, Rabu, 16 September 2020.
Kendati target pengadaan telah tercapai, dia mengatakan, pihaknya tetap menyerap gabah hasil panen petani di wilayah eks Karesidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara. Dalam hal ini, Bulog Banyumas akan membeli gabah sebanyak-banyaknya guna mendukung ketahanan pangan nasional.
"Apalagi saat sekarang masih ada petani yang panen khususnya di wilayah barat Kabupaten Cilacap seperti Sidareja dan sekitarnya. Kebetulan tahun ini, masa panennya atau berkesinambungan dan kualitas gabah hasil panennya pun tergolong bagus," katanya.
Lebih lanjut, Dani mengatakan Perum Bulog senantiasa untuk selalu menjaga ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat selama pandemi covid-19 seperti saat sekarang maupun pada masa paceklik.
"Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras karena kami memiliki stok gabah cukup banyak," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan