Ilustrasi seblak. Foto: Pinterest/sedang hujan
Ilustrasi seblak. Foto: Pinterest/sedang hujan

Modal Usaha Seblak Mulai Rp3 Juta, Ini Rincian Biaya dan Omzetnya

Annisa ayu artanti • 15 September 2026 11:18
Ringkasnya gini..
  • Modal usaha seblak bisa dimulai sekitar Rp3 juta, dengan kebutuhan awal hingga Rp5,1 juta tergantung skala dan peralatan.
  • Jual 20 porsi sehari dengan harga Rp7.000–Rp10.000 berpotensi menghasilkan omzet Rp4,2–Rp6 juta per bulan.
  • Bisnis seblak bisa dimulai dari rumah atau gerobak, lalu dikembangkan menjadi katering, produk instan, hingga franchise.
Jakarta: Punya modal sekitar Rp3 juta dan ingin mulai bisnis kuliner? Jualan seblak bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dicoba.

Seblak punya pasar yang cukup luas karena rasanya gurih, pedas, dan pilihan isiannya bisa disesuaikan dengan selera konsumen. Menariknya, usaha ini tidak harus dimulai dengan membuka kedai besar. Kamu bisa berjualan dari rumah atau menggunakan gerobak sederhana.

Dengan modal yang relatif fleksibel, bisnis seblak juga bisa dikembangkan secara bertahap setelah mengetahui respons pasar.

Lantas, berapa modal yang perlu disiapkan untuk jualan seblak dan seperti apa peluang usahanya?

Peluang Usaha Seblak

Merangkum laman Sahabat Pegadaian, Selasa, 15 September 2026, seblak dapat dijual sebagai jajanan harian maupun dikembangkan menjadi bisnis dengan berbagai konsep. Pilihannya bisa disesuaikan dengan modal, target konsumen, dan lokasi berjualan.
 
Berikut beberapa model usaha seblak yang bisa menjadi pilihan:

1. Seblak Rumahan
Seblak rumahan cocok bagi pemula yang ingin memulai usaha dengan skala sederhana. Penjualan bisa dilakukan dari rumah dengan menyasar pelanggan di sekitar tempat tinggal atau memanfaatkan layanan pesan antar.

2. Seblak Instan
Seblak juga bisa dijual dalam bentuk produk instan. Bahan dan bumbu dikemas menjadi satu paket yang dapat dipesan konsumen melalui sistem pre-order.

Model ini cukup fleksibel karena jumlah produksi dapat disesuaikan dengan pesanan sehingga stok tidak terlalu banyak.

3. Katering Seblak
Seblak tidak hanya bisa dijual sebagai makanan harian. Produk ini juga dapat ditawarkan untuk acara ulang tahun, resepsi pernikahan, hingga acara perusahaan. Konsepnya bisa dibuat dalam bentuk stall atau gubukan sehingga konsumen dapat memilih isian dan tingkat kepedasan sesuai selera.

4. Franchise Seblak
Jika bisnis sudah memiliki cita rasa, identitas merek, dan sistem operasional yang kuat, usaha seblak dapat dikembangkan menjadi franchise. Namun, model ini membutuhkan persiapan lebih matang karena standar rasa, pelayanan, hingga identitas merek harus dibuat konsisten di setiap cabang.

Perkiraan Modal Usaha Seblak

Modal usaha seblak akan berbeda-beda tergantung konsep bisnis, lokasi, dan peralatan yang sudah dimiliki.

Untuk usaha seblak sederhana, beberapa kebutuhan yang perlu disiapkan antara lain:

- Gerobak atau meja jualan sekitar Rp1,5–Rp2,5 juta.
- Kompor dan tabung gas sekitar Rp300–Rp500 ribu.
- Blender dan peralatan masak sekitar Rp300–Rp500 ribu.
- Panci, wajan, dan alat memasak sekitar Rp300–Rp500 ribu.
- Piring, sendok, gelas, dan perlengkapan makan sekitar Rp100–Rp300 ribu.
- Meja dan kursi sekitar Rp200–Rp400 ribu.
- Peralatan tambahan sekitar Rp200–Rp400 ribu.

Jika seluruh kebutuhan tersebut dihitung, modal awal untuk usaha seblak sederhana diperkirakan sekitar Rp2,9 juta hingga Rp5,1 juta.

Nominal tersebut masih bisa ditekan jika sebagian peralatan sudah tersedia di rumah. Misalnya, kamu sudah memiliki kompor, blender, panci, wajan, atau meja yang bisa digunakan untuk berjualan. Namun, jangan sampai seluruh modal habis untuk membeli peralatan.

Sebagian dana sebaiknya disisihkan sebagai modal kerja untuk membeli bahan baku, kemasan, gas, serta kebutuhan operasional lainnya.

Berapa Omzet Jualan Seblak?

Selain modal awal, kamu juga perlu menyiapkan biaya operasional. Perkiraannya sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2,2 juta per bulan, tergantung kebutuhan bahan baku, kemasan, gas, dan tempat berjualan.

Sebagai gambaran, jika kamu mampu menjual 20 porsi seblak per hari dengan harga Rp7.000–Rp10.000 per porsi, omzet bulanan diperkirakan mencapai Rp4,2 juta hingga Rp6 juta. Namun, angka tersebut merupakan omzet, bukan keuntungan bersih.

Kamu masih perlu menghitung biaya bahan baku, gas, sewa tempat, tenaga kerja, kemasan, dan biaya operasional lainnya sebelum mengetahui keuntungan sebenarnya. Karena itu, menghitung harga pokok penjualan atau HPP setiap porsi menjadi hal penting sebelum menentukan harga jual.

Dengan perencanaan yang matang, bisnis seblak bisa dimulai dari skala kecil, diuji ke pasar, kemudian dikembangkan secara bertahap sesuai kemampuan dan permintaan konsumen.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan