ilustrasi artificial intelligence. Foto: Istimewa
ilustrasi artificial intelligence. Foto: Istimewa

Cara Pakai MaiA untuk Rencanakan Liburan, Bisa Bikin Itinerary Otomatis

Annisa ayu artanti • 11 September 2026 13:00
Ringkasnya gini..
  • Bingung merencanakan liburan? MaiA bisa membantu mencari destinasi, menyusun itinerary, hingga menemukan kuliner dan event lokal.
  • MaiA hadir sebagai AI travel planner yang membantu wisatawan merancang perjalanan sesuai minat, budget, durasi, dan kebutuhan.
  • Dari mencari destinasi hingga membuat itinerary, MaiA bisa menjadi teman perjalanan untuk menjelajahi Indonesia.
Jakarta: Merencanakan liburan sering kali justru bikin pusing sebelum perjalanan dimulai. Mau ke mana, menginap di mana, berapa hari, naik apa, sampai mencari kegiatan yang cocok dengan keluarga atau pasangan, semuanya harus dipikirkan.

Kini, wisatawan bisa mendapatkan bantuan untuk menyusun rencana perjalanan lewat MaiA (Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia), virtual assistant yang hadir di Indonesia.Travel di bawah naungan Kementerian Pariwisata.

Melansir laman Kementerian Pariwisata, Jumat, 11 September 2026, MaiA dirancang sebagai smart travel planner sekaligus travel companion. Fungsinya bukan hanya memberikan rekomendasi destinasi, tetapi membantu wisatawan sejak mencari inspirasi, menyusun itinerary, menemukan kuliner dan event lokal, hingga memberikan rekomendasi saat perjalanan berlangsung.

Lantas, bagaimana cara menggunakan MaiA untuk merencanakan liburan?

Mulai dari Menentukan Jenis Liburan

Tidak perlu langsung tahu ingin pergi ke mana. Percakapan dengan MaiA bisa dimulai dari jenis pengalaman yang sedang dicari.

Misalnya, kamu ingin menikmati alam, berburu kuliner, menjelajahi sejarah dan budaya, berlibur bersama keluarga, atau mencari suasana romantis bersama pasangan. MaiA dapat membantu mengeksplorasi rekomendasi destinasi berdasarkan minat dan tipe wisatawan.

Daripada bertanya:

“Wisata di Indonesia yang bagus apa?”

Pertanyaan bisa dibuat lebih spesifik, misalnya:

“Saya ingin liburan yang tenang, dekat dengan alam, dan cocok untuk pasangan. Ada rekomendasi destinasi di Indonesia?”

Dari jawaban tersebut, percakapan bisa dilanjutkan untuk mempersempit pilihan hingga menemukan destinasi yang paling sesuai.

Berikan Konteks agar Rekomendasi MaiA Lebih Personal

Semakin lengkap konteks yang diberikan, semakin terarah pula perencanaan perjalanan yang bisa dibuat. Wisatawan dapat menceritakan siapa saja yang ikut, berapa lama perjalanan, aktivitas yang disukai, budget, pilihan transportasi, makanan yang ingin dicoba, hingga preferensi tempat menginap.

Dalam menyusun itinerary, MaiA dapat mempertimbangkan sejumlah hal seperti lokasi tujuan, durasi perjalanan, minat, budget, preferensi transportasi, lokasi pengguna, musim, hingga event lokal.

Contohnya, jangan hanya menulis:

“Buat itinerary Bali.”

Coba berikan informasi yang lebih lengkap:

“Saya akan ke Bali selama empat hari bersama pasangan. Kami suka kuliner dan wisata budaya, tapi tidak terlalu suka tempat yang ramai. Budget kami sekitar Rp5 juta di luar tiket pesawat. Bisa bantu buatkan itinerary?”

Dengan konteks tersebut, percakapan menjadi lebih terarah sehingga rencana perjalanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi wisatawan.

Minta MaiA Buatkan Itinerary, Lalu Revisi Sesuai Kebutuhan

Setelah destinasi dan preferensi mulai jelas, wisatawan bisa meminta MaiA menyusun itinerary. MaiA dapat membantu membuat rencana perjalanan berdasarkan durasi liburan dan minat, termasuk memberikan rekomendasi destinasi, memperkirakan durasi kunjungan, hingga memperkirakan biaya perjalanan.

Rencana tersebut juga bisa disesuaikan dengan budget yang tersedia. Namun, itinerary dari MaiA tidak harus langsung diikuti mentah-mentah. Kalau ada destinasi yang lokasinya terlalu jauh, wisatawan bisa meminta alternatif. Jika ingin memasukkan restoran, hotel, atau atraksi tertentu, semuanya bisa didiskusikan kembali.

Begitu juga jika jadwal terasa terlalu padat. Wisatawan bisa meminta MaiA membuat itinerary dengan tempo yang lebih santai. Jadi, anggap itinerary dari MaiA sebagai titik awal untuk menyusun perjalanan, bukan jadwal yang wajib diikuti.

Cari Pengalaman Lokal, Bukan Sekadar Tempat Wisata

Liburan juga tidak harus diisi dengan sebanyak mungkin destinasi. Pengalaman menarik bisa datang dari mencoba makanan khas daerah, mengikuti acara lokal, atau mengenal budaya yang mungkin tidak ditemukan di tempat wisata populer.

MaiA dapat membantu wisatawan mengeksplorasi informasi mengenai kuliner dan gastronomi, termasuk makanan khas daerah serta rekomendasi yang dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan diet.

Wisatawan juga bisa memanfaatkannya untuk mencari tahu berbagai event yang berlangsung di daerah tujuan.

Misalnya:

“Saya akan berada di Yogyakarta pada bulan Oktober. Ada festival atau acara lokal yang menarik selama periode tersebut?”

Atau:

“Saya ingin mencoba makanan khas Makassar selama tiga hari. Bisa bantu buatkan rekomendasi kuliner yang masuk ke itinerary saya?”

Dengan cara ini, itinerary tidak hanya berisi daftar tempat yang harus dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang bisa dilakukan selama berada di suatu daerah.

MaiA Bisa Dipakai Saat Sudah Berada di Destinasi

Fungsi MaiA tidak berhenti setelah itinerary selesai dibuat. Sebagai travel companion, MaiA dikembangkan untuk mendampingi wisatawan dalam berbagai fase perjalanan, mulai dari mencari inspirasi hingga ketika sudah berada di destinasi.

Integrasi dengan peta interaktif memungkinkan rekomendasi berbasis lokasi sekaligus membantu navigasi menuju destinasi atau area yang direkomendasikan.

MaiA juga memiliki kemampuan percakapan multibahasa dan voice command, sehingga wisatawan dapat berinteraksi melalui suara. Menggunakan AI untuk merencanakan perjalanan bukan berarti cukup dengan memberikan satu pertanyaan lalu menerima jawaban.

Agar hasilnya lebih relevan, wisatawan bisa menceritakan kebutuhan, memberikan konteks, menanyakan kembali rekomendasi yang diberikan, kemudian melakukan penyesuaian.

Pada akhirnya, liburan yang menyenangkan bukan sekadar tentang berapa banyak tempat yang berhasil dikunjungi. Yang lebih penting adalah apakah perjalanan tersebut sesuai dengan orang yang menjalaninya, mulai dari minat, waktu, budget, hingga gaya liburan.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan