Maket proyek elevated rail Simpang Tujuh Joglo yang akan menjadi ikon pariwisata Kota Solo - - Foto: MI/ Widjaja
Maket proyek elevated rail Simpang Tujuh Joglo yang akan menjadi ikon pariwisata Kota Solo - - Foto: MI/ Widjaja

Pemerintah Mulai Bangun Rel Kereta Layang Terpanjang di Indonesia

Fetry Wuryasti • 09 Januari 2022 09:58
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi memulai pembangunan rel ganda kereta api Solo-Semarang fase 1 segmen Solo Balapan-Kalioso sepanjang 10 kilometer spoor (Km'sp) secara layang (elevated). Ini merupakan rel layang terpanjang di Indonesia, yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di perlintasan sebidang Simpang Joglo, Solo.  
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan jalur kereta di Simpang Joglo ini memiliki frekuensi pergerakan kereta api yang cukup padat, karena dilintasi oleh tiga jenis kereta yakni Kereta Jarak Jauh (penumpang dan barang), Kereta Bandara Adi Sumarmo (BIAS), dan Kereta Komuter Solo-Jogja.
 
Adanya Simpang Joglo akan membuat headway (waktu kedatangan) kereta api menjadi lebih dari 30 menit. Dengan dibangunannya rel layang, headway kereta api turun signifikan menjadi kurang dari 15 menit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lalu lintas di Simpang Joglo ini sangat padat dan menjadi titik kemacetan. Dengan adanya penataan ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah lalu lintas jalan dan pergerakan kereta api,” ucap Menhub dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu, 9 Januari 2022.
 
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengamini apa yang disampaikan Menhub dengan gotong royong dan kerja sama yang baik antarpemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya, maka pembangunan akan berjalan dengan lancar.
 
"Kerja sama yang baik ini sudah teruji di Jawa Tengah. Misalnya: pembangunan Bandara Ahmad Yani Semarang dan Bandara Jend Besar Soedirman di Purbalingga," kata Ganjar.
 
Pemerintah Mulai Bangun Rel Kereta Layang Terpanjang di Indonesia
Groundbreaking jalur kereta di Simpang Joglo oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, dan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian - - Foto: dok Kemenhub
 
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, dengan dimulainya pekerjaan penataan Simpang Joglo, pihaknya telah mengantisipasi dampak lalu lintas dan dampak sosial dengan baik, dengan melakukan sosialisasi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar.
 
"Penataan ini juga bisa mengatasi banjir, karena nantinya akan dibangun drainase menuju sungai Kalianyar. Penataan Simpang Joglo ini akan menjadi Ikon baru di kota Solo," Gibran.
 
Adapun pembangunan rel ganda kereta api elevated (layang) sepanjang 1,8 Km'sp ini dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub. Desain konstruksi jembatan rel layang mengadopsi kearifan lokal yang ada kota Solo yaitu Batik Sidomukti, Pasar Klewer dan Keraton.
 
Proyek rel ganda KA Solo Balapa-Kalioso sepanjang 10 Km'sp, dibangun dengan biaya sekitar Rp920 miliar yang berasal dari rupiah murni dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Ditargetkan, pembangunannya selesai pada akhir 2023. 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif