Ilustrasi Bansos. Foto: MI
Ilustrasi Bansos. Foto: MI

Bansos Wajib Scan Wajah? Ini Penjelasan Kemensos

Annisa ayu artanti • 26 September 2026 15:42
Ringkasnya gini..
  • Kemensos menyiapkan biometrik wajah untuk verifikasi penerima bansos, tetapi belum semua penerima wajib melakukan scan wajah.
  • Sistem biometrik wajah ditujukan untuk mencocokkan identitas penerima dengan data kependudukan dan memperbaiki akurasi bansos.
Jakarta: Penyaluran bantuan sosial (bansos) bakal semakin terdigitalisasi. Pemerintah tengah menyiapkan teknologi biometrik wajah yang terhubung dengan data kependudukan untuk membantu memastikan bantuan diterima oleh orang yang tepat.

Rencana ini membuat muncul pertanyaan apakah semua penerima bansos nantinya wajib melakukan scan wajah?

Jawabannya, iya. Namun belum diberlakukan saat ini. Sistem biometrik wajah yang disiapkan Kementerian Sosial (Kemensos) saat ini merupakan bagian dari pengembangan digitalisasi perlindungan sosial dan masih diperluas secara bertahap.

Kemensos Siapkan Verifikasi Bansos dengan Biometrik Wajah

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan pada 15 September 2026 bahwa Kemensos tengah menyiapkan penggunaan teknologi biometrik wajah untuk memastikan bantuan diterima oleh penerima yang sesuai dengan data pemerintah.

Teknologi tersebut akan terhubung dengan data kependudukan sehingga identitas penerima dapat diverifikasi secara digital.

Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki akurasi data penerima bansos. Saat ini, penetapan sasaran bantuan juga menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Situs resmi Cek Bansos Kemensos menyebut DTSEN menjadi sumber data penerima manfaat dan peringkat kesejahteraan keluarga digunakan dalam penentuan sasaran bantuan.




Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan