Career Day 2026. Foto: Kemenaker
Career Day 2026. Foto: Kemenaker

Career Day 2026 Digelar, Ada 75 Lowongan Kerja dari 25 Perusahaan, Cek Sektornya Di Sini!

Annisa ayu artanti • 19 Agustus 2026 19:36
Ringkasnya gini..
  • Career Day 2026 menghadirkan 75 lowongan dari 25 perusahaan dengan proyeksi serapan hingga 850 tenaga kerja baru.
  • Sebanyak 200 pencari kerja mendapat pelatihan sebelum mengikuti proses rekrutmen di Career Day 2026.
  • Career Day 2026 juga menyediakan 15 lowongan khusus penyandang disabilitas di sektor perbankan.
Jakarta: Buat pencari kerja muda yang sedang memburu peluang karier, Career Day 2026 bisa menjadi salah satu kesempatan untuk bertemu langsung dengan perusahaan. Tahun ini, sebanyak 25 perusahaan ikut ambil bagian dengan menawarkan 75 lowongan pekerjaan dari sejumlah sektor industri.
 
Career Day 2026 digelar Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Yayasan Plan International Indonesia dan DBS Foundation pada Rabu, 19 Agustus 2026. Mengusung tema “Talenta Muda Siap Kerja, Temukan Karir Impianmu”, kegiatan ini merupakan bagian dari program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered).
 
Berbeda dari job fair pada umumnya, proses rekrutmen dalam Career Day 2026 sudah dimulai sebelum pencari kerja datang ke lokasi.  Kandidat terlebih dahulu mengikuti proses seleksi awal dan screening curriculum vitae (CV) secara daring melalui portal resmi job fair Kemnaker.

25 Perusahaan Buka Peluang Kerja

Career Day 2026 menghadirkan perusahaan dari sejumlah sektor yang cukup dekat dengan kebutuhan tenaga kerja saat ini, mulai dari ritel, teknologi informasi (TI), perbankan hingga perhotelan.

Total terdapat 75 lowongan pekerjaan yang tersedia dalam kegiatan tersebut. Pemerintah memproyeksikan peluang tersebut dapat berkontribusi terhadap penyerapan hingga 850 tenaga kerja baru.
 
Kemnaker menyebut pendekatan tersebut dirancang agar proses mempertemukan pencari kerja dan perusahaan tidak berhenti pada sekadar bertemu di lokasi job fair. Perusahaan juga mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara langsung dengan kandidat yang sebelumnya telah melalui proses seleksi.
 
Baca juga: Pendaftaran Volunteer MotoGP Mandalika Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Salah satu pembeda Career Day 2026 adalah persiapan kandidat sebelum masuk ke tahap rekrutmen. Sebanyak 200 pencari kerja terpilih telah mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi teknis atau hard skills serta keterampilan interpersonal atau soft skills.
 
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mengatasi kesenjangan keterampilan atau skill gap yang masih menjadi tantangan dalam transisi anak muda dari dunia pendidikan menuju dunia kerja.
 
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, mengatakan pendekatan terhadap pencari kerja maupun perusahaan perlu ikut berubah mengikuti kebutuhan dunia kerja.
 
“Paradigma kita harus berubah. Kita tidak lagi sekadar mencari 'pekerja yang patuh', melainkan membutuhkan 'talenta yang tangkas'. Kepada para pimpinan perusahaan, saya mengajak untuk mengubah lensa rekrutmen kita: Hire for attitude and potential, train for skills. Ekosistem industri yang hebat dibangun oleh perusahaan yang mau ikut serta mencetak talentanya,” tegas Sugeng dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Agustus 2026.
 
Menurut Kemnaker, penguatan kesiapan kerja tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja.

Penempatan Tenaga Kerja Tembus 1,4 Juta hingga Agustus 2026

Upaya mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja juga terus dilakukan pemerintah melalui berbagai program, termasuk pemagangan dan job fair. Hingga Agustus 2026, Kemnaker mencatat terdapat 1.411.857 penempatan tenaga kerja yang berasal dari sektor swasta maupun instansi pemerintah.

Career Day 2026 Buka Kesempatan untuk Penyandang Disabilitas

Career Day 2026 juga membawa misi inklusivitas dengan menyediakan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 15 lowongan pekerjaan secara khusus dialokasikan bagi talenta penyandang disabilitas. Posisi yang ditawarkan adalah contact center di salah satu institusi perbankan nasional.
 
Kemnaker menilai kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pasar kerja yang lebih inklusif. Prinsip yang diusung adalah tidak meninggalkan kelompok tertentu dalam akses terhadap pekerjaan.
 
Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, mengatakan kesiapan kerja tidak bisa dilepaskan dari kemampuan anak muda dalam mengelola aspek finansial. DBS Foundation, kata dia, berkomitmen mendorong inklusi serta peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja bagi kaum muda.
 
"DBS Foundation berkomitmen untuk mendorong inklusi, meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja agar lebih banyak kaum muda berpeluang mendapatkan pekerjaan yang layak. Melalui kolaborasi dengan Plan Indonesia, kami berharap Career Day dapat menghubungkan kaum muda dengan dunia kerja, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka agar mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan membangun karier yang berkelanjutan," ujar Mona.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan