Namun di tengah kondisi tersebut, operasional penyaluran BBM di FT Reo tetap dijaga agar pasokan energi untuk masyarakat tidak terganggu.
Kondisi Fuel Terminal Reo Berangsur Pulih Pascagempa
Direktur Armada dan Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yuniarto bersama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochammad Iriawan melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Arif mengatakan kondisi operasional Fuel Terminal Reo secara bertahap telah kembali normal.Menurut dia, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa dapat tersalurkan dengan baik.
"Alhamdulillah, pada hari ini saya mendampingi Bapak Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Bapak Mochamad Iriawan, beserta rombongan. Siang hari ini kami mengunjungi Fuel Terminal Reo untuk memastikan kondisi operasional terminal terkini. Alhamdulillah, secara berangsur-angsur operasional terminal sudah berjalan dengan normal,” ujar Arif dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Agustus 2026.
| Baca juga: 45 KK di Pelosok Manggarai Timur Terima Bantuan Setelah Terisolasi Pascagempa |
Dalam kunjungan tersebut, FT Manager Reo, Mumu Najmudin, memaparkan kondisi fasilitas FT Reo pascabencana.
Beberapa infrastruktur mengalami kerusakan, seperti ruangan kantor dan musala yang belum bisa digunakan, pagar pelindung yang roboh, hingga retakan pada fasilitas penyaluran. Meski demikian, perbaikan teknis langsung dilakukan di lapangan.
Mumu menambahkan, kendati para perwira di FT Reo sempat panik saat gempa melanda, komitmen mereka untuk mengawal ketersediaan energi tidak pernah surut. Mereka tetap bertugas demi memastikan pasokan BBM tetap aman dan mencegah terjadinya kelangkaan.
Mendengar hal tersebut, Mochamad Iriawan menghaturkan rasa terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi perwira Pertamina Patra Niaga di FT Reo. Menurutnya, perwira di FT Reo merupakan wujud nyata pejuang energi yang sesungguhnya.
"Mewakili Dewan Komisaris dan manajemen, saya tegaskan: tanpa kalian, tidak akan ada pasokan energi di wilayah ini dan chaos pasti terjadi. Kalianlah para pejuang energi yang sebenarnya,” tutur Mochamad Iriawan.
Dalam kesempatan yang sama, Mochamad Iriawan juga memberikan bantuan kepada 10 Tenaga Alih Daya (TAD) di FT Reo yang turut menjadi korban gempa. Kini mereka tinggal di sejumlah posko mandiri, karena rumahnya hancur akibat gempa. Bantuan yang diberikan meliputi bahan makanan, matras dan obat-obatan.
Dalam kunjungan ini, Mochamad Iriawan juga menyempatkan menengok para korban gempa di Posko Pengungsian Pertamina Patra Niaga di wilayah Barang Kolong, Kecamatan Reok. Disana Mochamad Iriawan berinteraksi dengan anak-anak korban gempa dan menyemangati mereka.
Di kesempatan itu ia juga menyerahkan bantuan bahan makanan, kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan, secara simbolis kepada Camat Reok, Ritaudin.
Ia menyatakan berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurut Ritaudin, Pertamina adalah pihak yang secara konsisten menyalurkan dan mendampingi warga Reok yang menjadi korban gempa.
“Sejak tanggal 15 hingga hari ini, Pertamina selalu hadir mendampingi dan memberikan bantuan kepada kami. Kami telah dikunjungi oleh Bapak Direktur Utama dan hari ini Bapak Komisaris Utama juga turut hadir secara langsung bersama kami di Kecamatan Reok. Terima kasih banyak. Kami sangat bersyukur Bapak Komisaris menyempatkan hadir meninjau kami di sini,” tuturnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda