Fitur ini salah satunya dapat digunakan ketika ASN menemukan informasi yang keliru, termasuk data terkait ASN penyandang disabilitas.
Misalnya, seorang ASN mendapati status dirinya tercatat sebagai penyandang disabilitas, padahal data tersebut tidak sesuai. Dalam kondisi seperti ini, ASN bisa melakukan konfirmasi langsung melalui akun MyASN.
Cara Konfirmasi Data ASN di MyASN
Prosesnya cukup sederhana. ASN perlu mengecek terlebih dahulu informasi yang muncul pada data MyASN. Jika menemukan data yang tidak sesuai, pilih menu Konfirmasi Data, kemudian pilih opsi Tidak Sesuai dan hapus data yang keliru.Sebaliknya, jika informasi yang tercantum memang sudah benar, ASN dapat memilih Sesuai, kemudian melanjutkan proses konfirmasi.
Dengan begitu, data yang tersimpan dalam sistem dapat diperbarui berdasarkan konfirmasi dari masing-masing ASN.
Kenapa Data ASN Perlu Dikonfirmasi?
Konfirmasi data bukan sekadar untuk memperbaiki informasi yang salah di akun MyASN. Langkah ini juga ditujukan untuk membantu pemerintah memperoleh data ASN yang lebih akurat dan terintegrasi. Data tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung pengelolaan ASN yang lebih inklusif.Khusus untuk data ASN penyandang disabilitas, konfirmasi dilakukan untuk membantu pemerintah memetakan jumlah sekaligus profil ASN penyandang disabilitas.
Data tersebut juga dapat menjadi dasar dalam menyusun kebijakan kepegawaian yang lebih tepat.
Data Disabilitas ASN untuk Perencanaan Kebijakan
Pemetaan data ASN penyandang disabilitas tidak berhenti pada mengetahui jumlahnya saja. Data yang akurat juga dibutuhkan untuk melihat kebutuhan aksesibilitas dan akomodasi yang layak bagi ASN penyandang disabilitas.Selain itu, data tersebut dapat mendukung pengembangan karier dan kompetensi ASN penyandang disabilitas agar kebijakan yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Konfirmasi data juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan prinsip inklusivitas dan kesetaraan dalam pengelolaan ASN.