Ilustrasi Gedung Pertamina  - - Foto: dok Setkab
Ilustrasi Gedung Pertamina - - Foto: dok Setkab

Setoran Pertamina ke Negara Capai Rp110,6 Triliun di Semester I

Suci Sedya Utami • 01 September 2021 17:39
Jakarta: Kontribusi PT Pertamina (Persero) terhadap penerimaan negara sepanjang semester I-2020 mencapai Rp110,6 triliun. Setoran tersebut terdiri setoran pajak, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan dividen yang nilainya naik hampir 10 persen dari periode yang sama tahun lalu atau sekitar Rp70,7 triliun.
 
Sedangkan sisanya Rp39,9 triliun adalah pembayaran Pertamina kepada negara melalui Minyak Mentah dan Kondensat Bagian Negara (MMKBN). Sebelumnya, Pertamina pun telah menyetorkan hampir Rp200 triliun sepanjang 2020. Kontribusi kepada keuangan negara ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun seiring dengan peningkatan produktivitas Pertamina.  
 
"Tambahan triliunan rupiah lainnya telah kami gelontorkan untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi, baik secara langsung di aspek kesehatan maupun pendampingan untuk UMKM," ujar Pjs Senior Vice President Corporate Communications and Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan resmi, Rabu, 1 September 2021.
 
Fajriyah mengatakan meskipun dihantam pandemi covid-19 yang memberikan tekanan signifikan pada kinerja keuangan, namun peningkatan produktivitas Pertamina tetap dapat tercermin dari laba bersih semester I sebesar USD183 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan hal ini sejalan dengan arahan Komisaris Utama Pertamina serta jajaran Dewan Komisaris yang secara konsisten memastikan Pertamina melakukan berbagai inovasi untuk mendorong peningkatan produktivitas, efektivitas dan efisiensi dalam setiap proses operasional dari hulu ke hilir.
 
Sebagai bagian dari BUMN, lanjut Fajriyah, Pertamina harus mengemban tugas sebagai penggerak perekonomian nasional dengan tetap menjalankan seluruh operasional bisnis perusahaan dan mengutamakan produk dalam negeri.
 
Hal ini terlihat dari rata-rata Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Pertamina yang mencapai lebih dari 57 persen, jauh di atas target 30 persen. Dengan demikian Pertamina dapat menjaga keberlangsungan hidup 1,2 juta tenaga kerja langsung, serta menciptakan multiplier effect terhadap sekitar 20 juta tenaga kerja secara tidak langsung.
 
Peran Pertamina pada perekonomian nasional juga sejalan dengan peran BUMN sebagai lokomotif pembangunan. Menurut Menteri BUMN, Erick Thohir sepertiga dari ekonomi Indonesia digerakkan dari BUMN. Bahkan, sumbangan BUMN kepada negara selama 10 tahun terakhir mencapai angka fantastis yakni sebesar Rp3.290 triliun.
 
"Tidak hanya dividen kita berikan kepada negara untuk kesejahteraan rakyat, tetapi juga public service kita lakukan. Apakah yang namanya CSR dan di masa pandemi covid-19 ini BUMN terus berjalan," jelas Erick.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif