KTP. Foto; Istimewa.
KTP. Foto; Istimewa.

Begini Cara Cek Desil Bansos 2026 Lewat Situs Kemensos, NIK KTP Jadi Kuncinya

Arif Wicaksono • 11 September 2026 13:21
Jakarta: Mau tahu keluarga kamu masuk desil berapa dalam data penerima bantuan sosial (bansos)? Sekarang pengecekannya bisa dilakukan secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera di KTP.

Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran berbagai program perlindungan sosial. Dalam DTSEN, kondisi sosial ekonomi keluarga dipetakan ke dalam kelompok yang disebut desil.
 

Baca juga: NIK Bukan Sekadar Nomor, Ini Makna 16 Digit Angka pada KTP
 

Informasi mengenai desil tersebut dapat dicek melalui situs resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos) di cekbansos.kemensos.go.id.

Lantas, bagaimana cara melihat desil bansos 2026 dan desil mana saja yang berpeluang mendapatkan bantuan?

Cara Cek Desil Bansos 2026

Pengecekan desil dapat dilakukan secara mandiri melalui situs Cek Bansos. Kamu hanya perlu menyiapkan NIK sesuai KTP.

Berikut langkah-langkahnya:

- Buka situs resmi Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan 16 digit NIK sesuai data pada KTP.
- Ketik kode huruf yang ditampilkan pada layar.
- Jika kode sulit terbaca, tekan ikon untuk mengganti kode dengan yang baru.
- Pilih tombol "Cari Data".

Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi yang tercatat dalam DTSEN, termasuk kelompok desil.

Jadi, tidak perlu datang langsung ke kantor untuk sekadar mengecek posisi desil. Selama data tersedia di sistem, informasi tersebut bisa diakses secara online.

Desil Ditentukan dari Apa?

Desil bukan sekadar angka yang diberikan secara acak. Pengelompokan ini dibuat berdasarkan berbagai indikator yang menggambarkan kondisi sosial dan ekonomi sebuah keluarga.

Sejumlah faktor yang diperhitungkan antara lain pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Secara sederhana, desil membagi keluarga di Indonesia ke dalam kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Setiap kelompok mewakili sekitar 10 persen keluarga.

Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan keluarga berdasarkan data yang tercatat.

Namun, perlu dicatat, posisi desil bukan sesuatu yang bersifat permanen. Data dapat berubah apabila kondisi sosial ekonomi keluarga mengalami perubahan atau terdapat pembaruan informasi.

Jika merasa data yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui pemerintah desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.

Data tersebut selanjutnya dapat dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Desil Berapa yang Bisa Dapat Bansos?

Nah, ini bagian yang paling sering bikin penasaran. Masuk ke dalam desil tertentu tidak otomatis berarti seseorang langsung menerima bansos. Desil digunakan sebagai salah satu dasar untuk menentukan sasaran, sementara penerima tetap harus memenuhi ketentuan masing-masing program.

Mengacu pada informasi di laman resmi Cek Bansos Kemensos, pembagiannya antara lain:

Desil 1–4: dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Desil 5: dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Artinya, kalau hasil pengecekan menunjukkan kamu berada di desil 1 sampai 4, bukan berarti bansos otomatis masuk rekening atau langsung diterima.

Status tersebut masih berkaitan dengan proses penetapan dan persyaratan program yang bersangkutan.

Karena itu, cek desil penting dilakukan untuk mengetahui bagaimana posisi data sosial ekonomi keluarga di DTSEN, sekaligus memastikan informasi yang tercatat sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan