Ilustrasi industri minuman. Foto: Unsplash/Waldemar Brandt
Ilustrasi industri minuman. Foto: Unsplash/Waldemar Brandt

Anak Muda Makin Pilih Minuman Tanpa Gula, Bisnis Ini Melihat Peluang Besar

Annisa ayu artanti • 09 September 2026 21:10
Ringkasnya gini..
  • Tren minuman zero sugar menguat di kalangan konsumen muda dan membuka peluang baru bagi industri minuman Indonesia.
  • ZOZO mendapat investasi strategis dari Taurus Gemilang untuk memperkuat bisnis dan memperluas portofolio produknya.
Jakarta: Tren minuman tanpa gula atau zero sugar mulai mendapat tempat lebih besar di kalangan konsumen muda Indonesia. Perubahan preferensi ini ikut membuka peluang baru bagi pemain minuman yang menawarkan produk rendah gula tanpa meninggalkan rasa.

Momentum tersebut dimanfaatkan ZOZO, merek minuman soda yang fokus pada produk zero sugar dan zero calorie, untuk memperkuat bisnisnya. PT Taurus Gemilang, perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989, masuk sebagai investor strategis ZOZO. Transaksi tersebut didampingi Naiman Global sebagai penasihat.

Investasi ini datang ketika industri FMCG Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan setelah sebelumnya menghadapi tekanan inflasi dan pelemahan daya beli. Pasar FMCG tumbuh sekitar 3,6 persen dalam beberapa kuartal terakhir. Sementara sektor makanan dan minuman (F&B) tumbuh lebih tinggi, yakni sekitar 6,49-6,51 persen menjelang pertengahan 2026.

Menariknya, pertumbuhan tersebut turut didorong pemain usaha yang lebih kecil. Mereka dinilai lebih cepat membaca tren lokal, memanfaatkan media sosial, menggunakan kanal digital langsung ke konsumen, serta menyesuaikan produk dengan perubahan selera pembeli.

ZOZO Perluas Produk Minuman Zero Sugar

ZOZO menjadi salah satu merek yang mencoba menangkap perubahan tersebut. Sekitar 20 bulan setelah diluncurkan, ZOZO telah memiliki tiga varian produk atau SKU, yakni cola, mixer, dan soda water. Produk tersebut telah tersedia di Jabodetabek, Bali, Bandung, dan Surabaya.

ZOZO menyebut klaim zero sugar dan zero calorie pada produknya telah diregulasi BPOM dan dibuktikan melalui laboratorium. Produk tersebut juga telah mengantongi sertifikasi halal dari BPJPH.

Dengan masuknya investor baru, ZOZO berencana memperluas portofolio dari tiga SKU menjadi enam varian. Perusahaan juga membidik posisi sebagai penyedia minuman non-alkohol dengan pilihan yang lebih luas. Salah satu bahan pemanis yang digunakan ZOZO adalah Stevia, yang ditawarkan sebagai alternatif untuk menghasilkan rasa manis tanpa gula.

Konsumen Muda Jadi Target Pasar Minuman Zero Sugar

Co-Founder ZOZO Yanni Sialas melihat perubahan preferensi konsumen, terutama generasi muda, menjadi salah satu peluang yang bisa dikembangkan.

“Investasi ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap apa yang telah dibangun ZOZO selama dua puluh bulan terakhir, sekaligus ke mana kami akan membawa merek ini selanjutnya,” ujar Co-Founder ZOZO, Yanni Sialas dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 9 September 2026.

Bermitra dengan PT Taurus Gemilang merupakan langkah penting dalam ambisi perusahaan untuk memulai babak baru industri minuman di Indonesia. Seiring terus berkembangnya preferensi konsumen, terutama di kalangan konsumen muda yang mencari pilihan zero sugar dan lebih sadar akan kesehatan, pihaknya melihat peluang besar untuk mengembangkan kategori minuman bebas gula.

"Bersama-sama, kami menghadirkan kapabilitas yang saling melengkapi, pemahaman pasar serta skala usaha untuk menjadikan minuman yang lebih baik semakin mudah diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Investasi tersebut menunjukkan perubahan selera konsumen tidak hanya menjadi perhatian produsen, tetapi juga mulai menjadi pertimbangan dalam keputusan investasi di sektor F&B.

Taurus Gemilang Melihat Potensi Bisnis ZOZO

PT Taurus Gemilang memiliki pengalaman panjang di industri hospitality dan F&B. Perusahaan yang berdiri sejak 1989 tersebut sebelumnya berakar dari sektor bandara di Indonesia dan kini memperluas bisnis ke pusat kota serta ruang gaya hidup modern. Portofolionya antara lain mencakup Subform dan Warung Made.

CEO PT Taurus Gemilang Budi Purnomo mengatakan keputusan investasi dilakukan secara selektif dengan melihat fundamental dan prospek bisnis dalam jangka panjang.

“Di tengah kondisi pasar yang semakin menantang, kami percaya sangat penting untuk tetap disiplin dan selektif, berfokus pada bisnis dengan fundamental yang kuat, posisi yang jelas, dan potensi jangka panjang,” ujar CEO PT Taurus Gemilang,Budi Purnomo.

“Kami melihat ZOZO bukan sekadar merek dengan satu kategori produk kami melihatnya sebagai bisnis konsumen dengan peluang untuk tumbuh melalui inovasi produk, perluasan distribusi, dan penguatan merek. Proposisinya relevan dengan perubahan preferensi konsumen saat ini, sementara kemampuannya dalam eksekusi memberi kami keyakinan terhadap potensinya untuk terus berkembang," imbuhnya. 

ZOZO Siapkan Ekspansi Bisnis

Dengan investasi tersebut, ZOZO memiliki ruang untuk memperluas distribusi sekaligus mengembangkan produk baru. Naiman Global yang bertindak sebagai penasihat transaksi menilai kerja sama ZOZO dan Taurus Gemilang memiliki fondasi untuk memasuki tahap pertumbuhan berikutnya.

“ZOZO dan PT Taurus Gemilang menjalani kesepakatan dengan keyakinan bersama terhadap potensi jangka panjang merek tersebut,” ucap Co-Founder dan Managing Partner Naiman Global, Hadian Hatman.

“Tugas kami adalah menerjemahkan kesamaan pandangan ke dalam kerangka komersial yang mengakomodasi prioritas kedua belah pihak dan dapat dijalankan hingga tahap eksekusi. Kami percaya kemitraan yang terbentuk ini memberikan fondasi yang kuat bagi ZOZO untuk memasuki tahap perkembangan berikutnya," tambahnya.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan