Selama enam bulan pertama tahun 2026, Türkiye menerima 25,8 juta wisatawan internasional. Dengan capaian tersebut, pendapatan sektor pariwisata Türkiye tetap berada pada tingkat yang sama seperti tahun lalu, dengan total mencapai USD 25,8 miliar.
Menteri Mehmet Nuri Ersoy mengatakan, “Ketegangan regional di Timur Tengah serta ketidakpastian global telah mempengaruhi permintaan pariwisata pada paruh pertama tahun 2026.
Meskipun Türkiye tidak terlibat dalam konflik tersebut dan seluruh maskapai penerbangan serta bandara kami tetap beroperasi tanpa gangguan, penutupan wilayah udara di Timur Tengah menyebabkan sedikit penurunan permintaan. Pada enam bulan pertama tahun 2025, kami menerima 26,4 juta wisatawan.
| Baca juga: 7 Rekomendasi Film dan Serial Turki Romantis, Wajib Ditonton! |
"Pada periode yang sama tahun ini, kami menyambut 25,8 juta wisatawan. Kami telah memulai paruh kedua tahun ini dengan sangat baik, dan proyeksi kami saat ini menunjukkan kinerja yang akan jauh lebih kuat hingga akhir tahun. Berkat berbagai inisiatif strategis yang kami jalankan, kami berhasil mempertahankan pendapatan sektor pariwisata pada tingkat yang sama seperti tahun 2025, dengan menutup paruh pertama tahun ini dengan capaian yang solid sebesar USD 25,8 miliar," jelasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Rata-rata lama tinggal wisatawan di Türkiye meningkat sebesar 0,5 persen menjadi 10,01 malam, sementara rata-rata pengeluaran per malam naik 2,6 persen menjadi USD109. Tiga pasar sumber wisatawan terbesar bagi Türkiye tetap tidak berubah, yaitu Federasi Rusia (2,65 juta wisatawan), Jerman (2,44 juta wisatawan), dan Inggris (1,58 juta wisatawan).
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda