Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto : Mi/Adam Dwi.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto : Mi/Adam Dwi.

Wapres Resmikan Bank Wakaf Mikro di Ponpes Cipasung

Ekonomi OJK Wapres bank wakaf mikro
Husen Miftahudin • 09 Juni 2021 11:05
Tasikmalaya: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meresmikan pendirian Bank Wakaf Mikro (BWM) Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya. Hal ini sebagai upaya pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pengembangan usaha mikro syariah serta pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren.
 
Ma'ruf dalam sambutannya mengharapkan keberadaan BWM di Ponpes Cipasung bisa mewujudkan ekosistem ekonomi syariah dan peran sosial ekonomi pondok pesantren ke masyarakat sekitar.
 
"BWM sangat berperan untuk menyediakan akses permodalan bagi masyarakat kecil yang belum mendapatkan akses keuangan formal. Keberadaan BWM ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan," ujar Ma'ruf dalam siaran pers yang dikutip dari laman resmi OJK, Rabu, 9 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, program BWM ini sekaligus merupakan platform bagi pondok pesantren yang selama ini fokus pada akidah dan dakwah pendidikan, untuk dapat mengoptimalkan perannya dalam dakwah ekonomi.
 
Sinergi antara BWM dan Balai Latihan Kerja (BLK) di Pondok Pesantren Cipasung ini akan dapat menjadi inkubator dalam penciptaan dan peningkatan kapasitas bagi usaha mikro masyarakat, melalui dukungan pendanaan dan pendampingan usaha.
 
"Kami harapkan BWM di Ponpes Cipasung ini memberikan manfaat kesejahteraan yang sebesar-besarnya kepada masyarakat di sekitar pesantren dan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya.
 
Untuk terus mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, OJK juga terus mendorong literasi dan inklusi serta memperluas akses keuangan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah, di antaranya melalui program TPAKD, Laku Pandai, dan Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR).
 
Menurut Wimboh, pendirian BWM Pondok Pesantren Cipasung ini merupakan bentuk kontribusi OJK dan industri jasa keuangan dalam menyukseskan program-program pembiayaan dari pemerintah untuk kegiatan usaha mikro yang telah ada sebelumnya, seperti Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), KUR, KUR Nelayan, dan lainnya.
 
Hingga Juni 2021, telah berdiri 61 BWM di berbagai daerah dengan kumulatif penerima manfaat sebanyak lebih dari 45 ribu nasabah dengan total pembiayaan sebanyak Rp67,4 miliar.
 
"Untuk mengoptimalkan kemajuan teknologi dalam pelaksanaan program serta pelayanan BWM, OJK telah menginisiasikan pengembangan ekosistem digital BWM yang mencakup tiga aspek utama, yakni Digitalisasi Pembiayaan BWM, Digitalisasi Operasional BWM, serta Digitalisasi Pengembangan Usaha Nasabah BWM," tutup Wimboh.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif