Jakarta bakal menjadi titik temu pelaku industri global pada 5–7 Agustus 2026.
Jakarta bakal menjadi titik temu pelaku industri global pada 5–7 Agustus 2026.

Empat Pameran Internasional Perkuat Kolaborasi Industri di Indonesia

Arif Wicaksono • 03 Agustus 2026 21:59
Jakarta: Jakarta bakal menjadi titik temu pelaku industri global pada 5–7 Agustus 2026. Sebanyak empat pameran internasional, yakni IndoHealthcare Gakeslab Expo, Indo Leather & Footwear (ILF) Expo, Indo Garment & Textile (IGT) Expo, dan Indo Beauty Expo 2026, digelar secara bersamaan di JIExpo Kemayoran dengan melibatkan ratusan perusahaan dari berbagai negara.
 
Ajang yang diselenggarakan Krista Exhibitions ini bukan sekadar ruang untuk memamerkan produk terbaru, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan pelaku usaha, investor, akademisi, asosiasi, hingga pemerintah guna membuka peluang kolaborasi strategis dan memperluas jaringan bisnis di tingkat internasional.
 
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengatakan penyelenggaraan empat pameran tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem industri nasional melalui kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, pertemuan antara pelaku industri dari berbagai negara diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi, mendorong investasi, serta melahirkan kemitraan bisnis yang berkelanjutan.

Di sektor kesehatan, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 menghadirkan sekitar 60 perusahaan dari sembilan negara, antara lain Indonesia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, India, Pakistan, dan China. Selain menampilkan inovasi alat kesehatan, pameran ini juga menghadirkan seminar, lokakarya, dan diskusi yang melibatkan regulator, tenaga kesehatan, akademisi, hingga pelaku industri.
 
Sementara itu, Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo menjadi salah satu magnet utama dengan menghadirkan 280 peserta, termasuk 50 UMKM Indonesia, serta pelaku industri dari 14 negara. Pameran ini menampilkan berbagai inovasi di bidang kulit, alas kaki, garmen, tekstil, mesin produksi, hingga material ramah lingkungan yang semakin dibutuhkan industri global.
 
Berbagai agenda pendukung juga digelar, seperti Seminar Nasional Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), ILF–IGT Manufacturing Forum 2026, hingga sesi business networking yang membahas peningkatan daya saing industri, peluang ekspor, investasi, dan pemanfaatan kerja sama perdagangan internasional.
 
Di sisi lain, Indo Beauty Expo 2026 menghadirkan 65 peserta dari lebih dari delapan negara. Pameran ini tidak hanya menampilkan tren dan inovasi terbaru di industri kecantikan, tetapi juga menggelar workshop bisnis, seminar, kompetisi tata rias, permanent makeup, hingga nail art yang melibatkan para profesional dan praktisi kecantikan.
 
Selama tiga hari penyelenggaraan, keempat pameran tersebut juga menghadirkan program Business Matching dan Hosted Buyers untuk mempertemukan produsen, distributor, investor, pemilik merek, eksportir, hingga pembeli dari berbagai negara. Skema ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya kerja sama bisnis baru sekaligus memperluas akses pasar bagi perusahaan nasional maupun UMKM.
 
Melalui penyelenggaraan empat pameran internasional dalam satu lokasi, Krista Exhibitions berharap Indonesia semakin dikenal sebagai pusat kolaborasi bisnis, inovasi, dan investasi di kawasan Asia. Selain membuka peluang ekspor dan kemitraan strategis, ajang ini juga menjadi ruang bertemunya ide, teknologi, dan pelaku industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kompetitif.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan