Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bay Group, konglomerasi terkemuka asal Bangladesh PLN Indonesia Power akan melakukan ekspansi energi hijau.
Inisiatif ini sejalan dengan rencana pengembangan proyek PLTS yang tengah dibuka oleh Bangladesh Power Development Board (BPDB), yang mencakup 10 lokasi strategis di berbagai wilayah Bangladesh.
Dalam kerja sama tersebut, Bay Group menunjuk anak usahanya yakni Copenhagen Urban Solar Parks BD LTD (CUSP), perusahaan afiliasi Denmark-Bangladesh yang fokus pada pengembangan energi surya.
| Baca juga: Dukung Target 100 GW PLTS Presiden, Ini Cara PLN Percepat Energi Bersih Nasional |
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menyampaikan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat peran di pasar global, khususnya dalam pengembangan energi baru terbarukan.
"Ini merupakan proyek yang pertama bagi kami di Bangladesh, besar harapan kami proyek ini akan berjalan dengan baik. Kami menegaskan kerja sama ini sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi di pasar global," ujar Bernadus dalam keterangan tulis, Kamis, 14 Mei 2026.
Lebih lanjut, Bernadus menambahkan partisipasi dalam proyek PLTS di Bangladesh juga mencerminkan komitmen PLN Indonesia Power dalam mendukung agenda transisi energi global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemain kunci dalam industri pembangkitan berbasis energi terbarukan.
Senada dengan Bernadus, Ziaur Rahman Managing Director Bay Group sekaligus Chairman CUSP menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah awal kolaborasi strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Bangladesh.
"Kami melihat PLN Indonesia Power sebagai mitra yang memiliki pengalaman dan kapabilitas kuat di sektor pembangkitan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pengembangan energi surya di Bangladesh secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kolaborasi dengan PLN Indonesia Power diharapkan mampu menghadirkan sinergi kuat dalam pengembangan infrastruktur energi bersih di Bangladesh, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News