Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional hingga pukul 08.00 WIB, kenaikan terjadi secara merata pada seluruh jenis beras yang kini bertengger di kisaran Rp18.000 hingga Rp19.000 per kilogram. Lonjakan tajam juga melanda harga daging sapi kualitas 1 yang menembus level Rp170.000 per kilogram, disusul komoditas telur ayam yang merangkak naik hingga Rp31.750 per kilogram. Sementara itu, komoditas cabai masih tertahan di fluktuasi harga tinggi pada rentang Rp90.000 sampai Rp120.000 per kilogram.
Fluktuasi harga yang dinamis ini menuntut kewaspadaan lebih dari sisi konsumen. Informasi perubahan harga teraktual ini diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi masyarakat dalam merencanakan serta menyusun pos anggaran belanja harian keluarga secara lebih cermat.
Daftar Lengkap Harga Pangan Hari Ini
Berikut rincian harga komoditas pangan dari data PIHPS Nasional pada Jumat, 6 November 2026, pukul 08.00 WIB.
Bawang Merah Ukuran Sedang: Rp39.000 per kilogram
Bawang Putih Ukuran Sedang: Rp36.500 per kilogram
Beras Kualitas Bawah I: Rp18.000 per kilogram
Beras Kualitas Bawah II: Rp18.000 per kilogram
Beras Kualitas Medium I: Rp18.000 per kilogram
Beras Kualitas Medium II: Rp18.000 per kilogram
Beras Kualitas Super I: Rp19.000 per kilogram
Beras Kualitas Super II: Rp19.000 per kilogram
Cabai Merah Besar: Rp90.000 per kilogram
Cabai Merah Keriting: Rp110.000 per kilogram
Cabai Rawit Hijau: Rp120.000 per kilogram
Cabai Rawit Merah: Rp90.000 per kilogram
Daging Ayam Ras Segar: Rp38.500 per kilogram
Daging Sapi Kualitas 1: Rp170.000 per kilogram
Daging Sapi Kualitas 2: Rp120.000 per kilogram
Gula Pasir Kualitas Premium: Rp20.000 per kilogram
Gula Pasir Lokal: Rp20.000 per kilogram
Minyak Goreng Curah: Rp17.000 per kilogram
Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1: Rp24.000 per kilogram
Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2: Rp22.250 per kilogram
Telur Ayam Ras Segar: Rp31.75 per kilogram
Harga tersebut merupakan gambaran harga pangan berdasarkan data PIHPS Nasional, dan harga dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi serta fluktuasi pasar. (Wisa Irena Br Sitepu)