Pendistribusian bantuan ke Posko Utama Kecamatan Palue dan Posko Pengungsian Desa Rokirole. Foto: Pertamina.
Pendistribusian bantuan ke Posko Utama Kecamatan Palue dan Posko Pengungsian Desa Rokirole. Foto: Pertamina.

Dari Maumere ke Pulau Palue, Pertamina Peduli Salurkan Bantuan bagi 534 Penyintas Gempa NTT

Annisa ayu artanti • 22 Agustus 2026 19:46
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 534 penyintas gempa di Kecamatan Palue, NTT, menerima bantuan logistik dan kebutuhan dasar.
  • Distribusi bantuan ke Pulau Palue ditempuh melalui perjalanan laut sekitar lima jam dan jalur darat terdampak longsor.
NTT: Menjangkau lokasi pengungsian di Pulau Palue, Nusa Tenggara Timur, bukan perkara mudah. Tim bantuan harus menyeberangi laut dari Maumere selama sekitar lima jam, lalu melanjutkan perjalanan darat di tengah kondisi jalan yang terdampak longsor akibat gempa.
 
Di tengah akses yang menantang tersebut, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar bagi 534 penyintas gempa di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
 
Bantuan disalurkan ke Posko Utama Kecamatan Palue dan Posko Pengungsian Desa Rokirole pada 20-21 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya membantu warga selama masa pemulihan pascagempa.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
 
“Pertamina Peduli hadir untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascagempa. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para penyintas dan mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Sabtu, 22 Agustus 2026.
 
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, air mineral, kopi, dan mi instan. 
 
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menyerahkan berbagai kebutuhan dasar lainnya berupa kasur lipat, selimut, handuk, lampu darurat, terminal listrik, tikar, sabun, sampo, pembalut wanita, hingga popok bayi yang dibutuhkan masyarakat di lokasi pengungsian.
 
Baca juga: Pertamina Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, dari Sembako hingga Pendampingan Trauma

Akses ke Lokasi Terdampak Cukup Menantang

Penyaluran bantuan dilakukan dengan menempuh akses yang cukup menantang. Tim Pertamina Patra Niaga berangkat dari Maumere menuju Pulau Palue melalui jalur laut menggunakan kapal ferry dengan waktu tempuh sekitar lima jam dan jadwal keberangkatan yang menyesuaikan kondisi cuaca. 
 
Setibanya di Pulau Palue, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan pickup selama kurang lebih satu jam untuk menjangkau titik-titik pengungsian di tengah kondisi jalan yang terdampak longsor akibat gempa.
 
Camat Kecamatan Palue, Rudolfus Riba, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Pertamina Patra Niaga kepada masyarakat terdampak gempa.
 
“Kecamatan Palue mengalami kerusakan yang cukup parah akibat gempa. Bantuan logistik dan kebutuhan dasar dari Pertamina Patra Niaga ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami. Terima kasih, Tuhan memberkati," ujar Rudolfus.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan