Managing Director FedEx Indonesia, Garrick Thompson. Foto: Istimewa.
Managing Director FedEx Indonesia, Garrick Thompson. Foto: Istimewa.

Ekspor UMKM Indonesia Lewat FedEx Tumbuh Dua Digit pada Paruh Pertama 2026

Arif Wicaksono • 21 Agustus 2026 14:58

Jakarta: Aktivitas perdagangan lintas negara pelaku usaha Indonesia menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang paruh pertama 2026. Hal itu tercermin dari volume pengiriman internasional melalui FedEx yang tumbuh dua digit, baik untuk pengiriman keluar maupun masuk Indonesia, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Managing Director FedEx Indonesia, Garrick Thompson, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan permintaan terhadap perdagangan lintas negara masih kuat. Kondisi itu sekaligus mencerminkan ketahanan bisnis Indonesia dalam memperluas pasar dan menjangkau konsumen internasional.

"Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap perdagangan lintas negara tetap kuat. Hal ini juga mencerminkan ketahanan bisnis Indonesia dalam memperluas pasar dan menjangkau pelanggan internasional," ujar Garrick dalam keteranganya.

Berdasarkan volume pengiriman FedEx, Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok menjadi tiga tujuan ekspor utama Indonesia. Menurut Garrick, data tersebut menunjukkan kawasan Asia Pasifik dan Amerika Utara masih menjadi pasar penting bagi pelaku usaha Indonesia.

"Kinerja tersebut semakin memperkuat keyakinan kami terhadap peran Indonesia dalam perdagangan regional dan global," katanya.

Peluang Ekspor ke Eropa Makin Besar

Garrick menilai peluang ekspansi bisnis Indonesia ke pasar global juga semakin terbuka seiring perkembangan perjanjian perdagangan, termasuk Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Tren tersebut, lanjut dia, sejalan dengan temuan survei FedEx terhadap pelaku UMKM Indonesia yang dirilis pada November 2025. Sebanyak 87% responden menyatakan volume perdagangan mereka dengan Eropa meningkat.

Belanda, Jerman, dan Prancis tercatat sebagai tiga pasar utama bagi UMKM Indonesia yang melakukan perdagangan dengan Eropa.

"Sebanyak 88% responden juga mengatakan mereka berencana memulai atau memperluas perdagangan dengan Eropa dalam satu hingga dua tahun ke depan," jelas Garrick.

Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan Eropa semakin menjadi pasar penting bagi pelaku usaha Indonesia. Karena itu, FedEx terus memperkuat konektivitas untuk mendukung kebutuhan bisnis yang ingin melakukan ekspansi internasional.

Di Eropa, FedEx menambah lima penerbangan mingguan yang menghubungkan Asia dan Eropa. Dengan tambahan tersebut, total penerbangan antara kawasan Asia Pasifik dan Eropa mencapai 26 penerbangan per minggu.

Jaringan tersebut memungkinkan pengiriman ekspres mencapai sejumlah destinasi utama di Eropa dalam waktu 48 jam. Jaringan udara dan darat FedEx yang didukung hub di Paris dan Liège juga mencakup lebih dari 550 stasiun pengambilan dan pengantaran di 45 negara dan wilayah.

Perkuat Konektivitas Asia dan AS

Selain Eropa, FedEx terus memperkuat jaringan intra-Asia untuk mendukung pertumbuhan perdagangan regional.

Perusahaan menambah koneksi kargo nonstop dari hub Asia Pasifik di Guangzhou ke sejumlah destinasi, termasuk Penang, Bangkok, dan terbaru Sydney.

Koneksi tersebut memberikan pilihan yang lebih cepat dan andal bagi eksportir Indonesia dan Asia Tenggara untuk menjangkau pasar utama di kawasan.

Sementara untuk pasar Amerika Serikat, South Pacific Regional Hub FedEx di Singapura menjadi salah satu penghubung penting perdagangan Asia Tenggara dengan Amerika Utara.

Pada April 2025, FedEx meluncurkan penerbangan kargo langsung rute Singapura-Anchorage yang beroperasi enam kali dalam sepekan. Rute tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan waktu transit antara Asia Tenggara dan Amerika Serikat.

"Bagi bisnis di Indonesia, koneksi ini menjadi salah satu jalur menuju pasar AS. Hub FedEx di Anchorage juga menjadi gerbang penting bagi pengiriman trans-Pasifik menuju Amerika Utara," tutur Garrick.

Bantu UMKM Hadapi Persyaratan Ekspor

Garrick menegaskan dukungan FedEx terhadap pelaku usaha Indonesia tidak hanya dilakukan melalui penambahan kapasitas jaringan pengiriman. Perusahaan juga membantu eksportir memahami berbagai persyaratan dan proses untuk memasuki pasar internasional.

FedEx menyediakan sejumlah solusi, antara lain Electronic Trade Documents dan FedEx Import Tool, yang membantu bisnis menyederhanakan proses deklarasi kepabeanan sekaligus memantau status clearance.

FedEx juga menyediakan FedEx Go-To Europe Hub yang memberikan informasi perdagangan dan wawasan pasar bagi UMKM Indonesia yang ingin berekspansi ke Eropa.

"Kami tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga berupaya membantu eksportir Indonesia memahami persyaratan dan proses untuk memasuki pasar internasional," ujar Garrick.

Dengan semakin terbukanya peluang perdagangan melalui perjanjian seperti IEU-CEPA, FedEx melihat kebutuhan terhadap konektivitas dan solusi logistik akan terus meningkat.

"Kami ingin memastikan pelaku usaha Indonesia memiliki jaringan dan solusi yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang tersebut," pungkas Garrick.


 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan