Pelantikan Destry dijadwalkan berlangsung di Mahkamah Agung (MA). Sehari sebelumnya, DPR RI dalam Rapat Paripurna telah menyetujui Destry sebagai Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada Juli 2026.
Penunjukan tersebut juga mencatat sejarah baru. Destry menjadi perempuan pertama yang secara definitif memimpin Bank Indonesia sejak bank sentral Indonesia berdiri.
Lantas, siapa sebenarnya Destry Damayanti dan bagaimana perjalanan kariernya sebelum menduduki posisi tertinggi di bank sentral?
Pendidikan Destry Damayanti
Merangkum berbagai sumber, Destry Damayanti lahir di Jakarta pada 1963. Ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia (UI).Pendidikan Destry kemudian berlanjut ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science di bidang Regional Science dari Cornell University, New York. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi salah satu fondasi perjalanan kariernya di bidang ekonomi dan kebijakan publik.
Perjalanan Karier Destry Damayanti
Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry telah memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, perbankan, pasar modal, hingga pemerintahan.Ia mengawali karier sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003. Destry kemudian menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
Kariernya berlanjut di sektor keuangan. Ia dipercaya sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011, kemudian menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015. Pada 2014-2015, Destry juga dipercaya sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.
Sebelum bergabung dengan Bank Indonesia, Destry menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2015-2019.
Destry Jadi Deputi Gubernur Senior BI
Perjalanan Destry di BI dimulai pada 2019 ketika ia ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019 untuk periode 2019-2024. Destry kemudian mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2019.Masa jabatannya sebagai Deputi Gubernur Senior kemudian diperpanjang. Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024, Destry kembali ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode 2024-2029 dan mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.
Pengalaman hampir dua periode sebagai Deputi Gubernur Senior membuat Destry tidak asing dengan kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, serta dinamika perekonomian nasional.
Dari Pjs Gubernur BI hingga Gubernur Definitif
Nama Destry semakin menjadi sorotan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Sesuai mekanisme yang berlaku, Destry yang saat itu menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior kemudian menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI.Pemerintah selanjutnya mengajukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR. Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR pada 26-27 Agustus 2026, Destry mendapat persetujuan DPR dalam rapat paripurna pada 1 September 2026.
Kini, status tersebut memasuki tahap akhir. Destry dijadwalkan mengucapkan sumpah jabatan sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 pada hari ini.