Bahlil Lahadalia. Foto: Kementerian ESDM
Bahlil Lahadalia. Foto: Kementerian ESDM

Bahlil Dapat Jabatan Baru, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

Annisa ayu artanti • 01 Oktober 2026 14:56
Ringkasnya gini..
  • Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus merangkap Menteri ESDM.
  • Sebelum masuk pemerintahan, Bahlil dikenal sebagai pengusaha dan pernah menjadi Ketua Umum Hipmi.
  • Bahlil pernah menjalani pekerjaan sebagai sopir angkot dan penjual koran sebelum meniti karier di dunia usaha dan politik.
Jakarta: Bahlil Lahadalia kembali menjadi sorotan pada reshuffle hari ini. Pasalnya, Pada Kamis, 1 Oktober 2026, Bahlil dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. 

Ia pun merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi tersebut merupakan nomenklatur baru dalam struktur pemerintahan.

Lantas, seperti apa perjalanan karier Bahlil sebelum menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan?

Pernah Jadi Menteri Investasi dan Kepala BKPM

Sebelum memimpin Kementerian ESDM, Bahlil menangani sektor investasi. Ia dilantik sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 23 Oktober 2019. Setelah nomenklatur BKPM berubah menjadi Kementerian Investasi, Bahlil kemudian dilantik sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM pada 28 April 2021.

Jabatan tersebut diembannya hingga 19 Agustus 2024, sebelum kemudian berpindah menjadi Menteri ESDM.
   

Bahlil Mengawali Karier dari Dunia Usaha

Jauh sebelum masuk pemerintahan, Bahlil dikenal sebagai pengusaha. Ia pernah tercatat sebagai pemilik PT Rifa Capital Holding Company dan memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, properti, transportasi, pertambangan hingga konstruksi.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke organisasi pengusaha. Bahlil menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2015-2019. Sebelumnya, ia juga pernah memimpin Hipmi Papua.

Pria yang lahir di Banda, Maluku, pada 7 Agustus 1976 menempuh pendidikan dasar dan menengah di Maluku sebelum melanjutkan sekolah di Fakfak, Papua. Setelah itu, Bahlil melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua.

Kementerian ESDM juga mencatat Bahlil melanjutkan pendidikan magister di Universitas Cenderawasih dan pernah tercatat sedang menyelesaikan program doktoral di Universitas Indonesia. Profil Kementerian ESDM menyebut Bahlil sebelumnya menjabat Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019 sebelum masuk kabinet.

Pernah Jadi Sopir Angkot dan Penjual Koran

Sebelum menjadi pengusaha dan pejabat pemerintah, Bahlil menjalani berbagai pekerjaan sejak usia muda. Sejumlah profil mengenai dirinya mencatat Bahlil pernah berjualan koran dan menjadi sopir angkot. Pekerjaan tersebut dijalaninya untuk membantu membiayai pendidikan ketika berkuliah di Jayapura.

Bahlil Masih Jadi Ketua Umum Golkar

Selain perjalanan di dunia usaha dan pemerintahan, Bahlil juga aktif dalam politik. Ia bergabung dengan Partai Golkar dan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029 melalui Musyawarah Nasional XI Partai Golkar pada Agustus 2024. Kepengurusan DPP Partai Golkar periode tersebut juga mencantumkan Bahlil sebagai ketua umum.
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan