Bioskop ini akan menjadi langkah baru PFN untuk masuk ke bisnis penayangan film sekaligus menjawab masih minim dan belum meratanya jumlah layar bioskop di Indonesia.
Rencana tersebut sebelumnya disampaikan Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen beberapa waktu lalu.
“Insya Allah Ketua, itu PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara,” kata Ifan Seventeen dikutip kembali pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Lantas, di mana lokasi bioskop Sinewara dan apa yang membedakannya dari jaringan bioskop yang sudah ada seperti XXI dan CGV?
| Baca juga: Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah, Tak Perlu Antre! |
Bioskop Sinewara Akan Berlokasi di Jakarta Timur
Sinewara direncanakan dibangun di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Lokasinya berada di kawasan yang sama dengan kantor pusat PFN.Pemilihan lokasi tersebut sekaligus menjadi titik awal rencana pengembangan jaringan bioskop milik negara.
“Semoga ini bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain ikut mengembangkan bisnis bioskop negara ini,” ujarnya.
PFN juga membuka peluang kerja sama bagi pihak yang ingin terlibat dalam pengembangan bisnis tersebut melalui skema kepemilikan saham atau shareholder.
Sinewara Bukan Sekadar Tambah Bioskop Baru
Kehadiran Sinewara membawa persoalan yang lebih besar dari sekadar menambah pilihan tempat menonton film. Menurut data PFN, jumlah layar bioskop di Indonesia saat ini masih sekitar 2.400 layar. Masalahnya, penyebarannya belum merata.“Tingkat penyebarannya sangat tidak rata. Bahkan hanya 25 persen sampai 30 persen daripada kabupaten kota yang ada di Indonesia yang mempunyai layar,” tutur Ifan.
Kondisi inilah yang ingin dijawab melalui rencana pengembangan bioskop negara. Jika proyek awal Sinewara berjalan, PFN berharap model serupa dapat dikembangkan di daerah lain.
Sinewara Akan Bersaing dengan XXI dan CGV?
Kehadiran Sinewara tentu akan menambah persaingan di industri bioskop nasional yang selama ini didominasi jaringan bioskop besar seperti XXI dan CGV. Namun, arah yang ingin dibangun PFN tidak hanya soal menambah pemain dalam bisnis layar lebar.Sinewara juga diproyeksikan menjadi bagian dari ekosistem yang lebih besar untuk mendorong industri perfilman nasional, terutama dengan memperluas akses layar bagi masyarakat dan film Indonesia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda