Timnas Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF U-22. (Foto: Antara/Nyoam Budhiana)
Timnas Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF U-22. (Foto: Antara/Nyoam Budhiana)

Juara dan Pengejewantahan Bhinneka Tunggal Ika dari Kamboja

Bola liga dunia piala aff Timnas U-22
Alfa Mandalika • 27 Februari 2019 17:35

Timnas Indonesia U-22 membawa angin segar untuk persepakbolaan Indonesia. Mereka menyabet gelar juara Piala AFF U-22 usai mengalahkan Thailand, 2-1.

SEPAK bola Indonesia mendapatkan kabar bahagia dari Kamboja. Ya, Timnas Indonesia U-22 yang dilatih oleh Indra Sjafri meraih juara Piala AFF U-22.
 
Gelar juara ini bisa jadi di luar prediksi berbagai kalangan. Apa pasal? Sederhananya, banyak rintangan yang menghalangi dalam masa persiapan kurang lebih dua bulan kemarin.
 
Tercatat ada tiga pesepak bola Indonesia yang tidak bisa memperkuat tim nasional. Alasannya, klub tidak mengizinkan mereka bermain.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ezra Walian tidak diizinkan oleh RKC Waalwijk. Pemberitahuan tersebut dikirimkan lewat surat kepada PSSI. Pun begitu kondisi Egy Maulana Vikri. Dia juga tidak mendapatkan izin dari Lechia Gdansk dengan alasan kurang lebih sama. Harapan sempat muncul terkait Saddil Ramdani. Namun, Pahang FA juga enggan melepas Saddil.
 
Menanggapi kondisi tersebut, Indra tetap tenang. Dia menegaskan berkali-kali bahwa dia percaya dengan skuat yang ada. Sampai akhirnya, pelatih berdarah Minang itu mengumumkan 23 pemain yang akan dibawa ke Kamboja. Pengumuman pemain dilakukan empat hari sebelum turnamen dimulai.
 
“Bismillah, kami membawa 23 pemain ke Piala AFF U-22 di Kamboja. Pemain yang dipilih berdasarkan kualitas serta kebutuhan tim. Perkembangan dan pemilihan pemain kami lakukan dari awal pemusatan latihan hingga saat tiga kali uji coba,” kata Indra Sjafri.
 
Indonesia sempat ditahan imbang Myanmar pada laga pertama. Lalu pada laga kedua, juga ditahan imbang oleh Malaysia. Namun, pada laga pamungkas penyisihan grup, Indonesia membungkam tuan rumah Kamboja dengan skor 2-0.
 
Performa impresif itu berlanjut pada babak semifinal. Witan Sulaeman dan kolega menyudahi perlawanan juara Grup A, Vietnam dengan skor 1-0.
 
Puncaknya, Indonesia mampu mengalahkan Thailand yang notabene sempat menjadi juara AFF U-22. Indonesia sempat tertinggal, lewat gol Saringkan Promsupa, lalu Indonesia membalikan keadaan lewat aksi Sani Riski Fauzi dan Osvaldo Ardiles Haay.
 
Kemenangan ini disambut suka cita oleh Indra Sjafri. Dia menilai, kemenangan ini karena Tuhan sudah menjawab doa yang dipanjatkan.
 
“Alhamdulillah hari ini hari yang baik bagi kita semua. Tuhan jawab doa kita semua,” ujar Indra.

Baca: Presiden Harap Kemenangan Timnas U-22 Jadi Awal Kebangkitan

Selamat dari Presiden Joko Widodo
Tidak lama setelah Timnas U-22 memastikan diri menjadi juara, linimasa diramaikan oleh ucapan selamat kepada skuat Garuda Muda.
 
Pantauan penulis, ucapan selamat tidak datang dari dunia sepak bola saja. Bahkan, sutradara film, selebritis, hingga tokoh-tokoh politik juga menyampaikan selamat atas perjuangan Timnas Indonesia U-22.
 
Ucapan selamat juga datang dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Melalui akun instagram pribadinya, dia berharap semoga ke depan sepak bola Indonesia semakin berjaya.
 
“Indonesia tampil sebagai juara Piala AFF U-22 2019 dalam laga yang ketat di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja. Pada partai final malam ini, Tim Nasional Sepakbola U-22 Indonesia menaklukkan sang juara bertahan Thailand dengan skor 2-1. Luar biasa”.
 
“Kemenangan ini juga menjadi pengejewantahan Bhinneka Tunggal Ika yang sebenar-benarnya, karena para pemain Timnas U-22 berasal dari berbagai daerah, suku, dan agama. Di lapangan, perbedaan itu menjelma menjadi harmoni dan kekuatan yang menghasilkan gelar juara”.
 
“Saya berharap kemenangan ini menjadi awal bagi kebangkitan dan kemajuan sepak bola Indonesia”.
 
“Dari Tanah Air saya menyampaikan selamat kepada Timnas U-22 Indonesia!”.
 
Menarik melihat komentar Presiden Jokowi tentang pengejewantahan Bhinneka Tunggal Ika. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengisyaratkan, bahwa dengan persatuan yang terus dibangun, kita bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa meski latar belakang masing-masing berbeda.
 
Hal itu sudah dibuktikan oleh pesepak bola muda Indonesia yang tampil apik dan harmonis sehingga membuahkan gelar juara.
 
Gelar juara ini seakan menjadi angin segar bagi persepakbolaan Tanah Air. Apalagi, PSSI sedang diguncang prahara dugaan pengaturan skor. Bahkan, Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sudah ditetapkan sebagai tersangka perusakan dokumen yang diduga terkait pengaturan skor.
 
Jokdri-sapaan Joko Driyono tercatat sebagai tersangka ke-15 sejak kasus dugaan pengaturan skor ditangani oleh tim Satgas Antimafia Bola.
 
Terlepas dari segala problem yang ada, masa depan Timnas U-22 pantas terus didukung dan dikawal. Jangan sampai, gara-gara ulah segilintir tangan-tangan kotor yang bermain di dunia sepak bola kita, anak-anak muda ini tidak bisa konsisten di level senior. Sekali lagi, selamat Garuda Muda!
 
Video: PPATK Telusuri Aliran Dana Joko Driyono
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi