Wasit memanfaatkan teknologi Video Assistant Referee. (Foto: AFP/Juan Mabromata)
Wasit memanfaatkan teknologi Video Assistant Referee. (Foto: AFP/Juan Mabromata)

Gelandang Bayern Muenchen Menentang Teknologi VAR

Bola liga jerman bayern muenchen
Muhammad Al Hasan • 19 Juli 2019 12:56

Thiago Alcantara menyebut teknologi VAR menghilangkan romantisme dalam sepak bola. Gelandang Bayern Muenchen itu tegas menolak kehadiran VAR.

Muenchen: Gelandang Bayern Munchen Thiago Alcantara menyuarakan ketidaksukaannya pada teknologi VAR (Video Assistant Referee). Menurutnya, teknologi itu membunuh emosi-emosi dan romantisme dalam sepak bola.
 
"Saya benar-benar menentang VAR," Kata Alcantara dikutip Marca.
 
"Saya seorang pesepak bola romantis dan saya suka dengan sedikit kenakalan-kenakalan dalam permainan. Tanpa itu, kami tidak akan memiliki beberapa momen sepak bola yang paling bersejarah," lanjut dia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Ia merujuk kepada momen-momen bersejarah yang kontroversial dalam sepak bola sebelum VAR diberlakukan. Misalnya, gol tangan tuhan Diego Maradona di Piala Dunia 1986, gol Frank Lampard yang tak dianggap wasit pada Piala Dunia 2010 saat Inggris menghadapi Jerman, dan kejadian lainnya.
 
Menurutnya, hal itu membuat sepak bola dikenang dan menjadi menarik. Namun, semuanya akan hilang setelah keabsahan gol ditentukan VAR, bukan wasit di lapangan.

Baca: Henderson Sebut Liverpool Masih Haus Gelar

"Teknologi membawa keadilan tetapi menghilangkan esensi dari permainan," tutur Alcantara.
 
Alcantara menegaskan, perbedaan perasaan ketika mencetak gol setelah dan sebelum diberlakukan VAR. Setelah adanya VAR, perasaan mencetak gol menjadi hambar.
 
"Ketika Anda pergi untuk merayakan itu, Anda melakukannya dengan keraguan," kata Alcantara.
 
"Perasaan deg-degan ketika melihat ke arah wasit untuk mengetahui apakah itu gol atau apakah ia memberikan tanda gol lewat tangannya dan telinganya," lanjut dia.
 
"Namun, hal itu tidak terjadi lagi tidak setelah adanya VAR. Saya percaya, ini membuat sepak bola kehilangan sebagian emosinya," pungkasnya.
 
Video: Pesan Liliyana Natsir Untuk Tantowi Ahmad
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif