Bek timnas Inggris dan Tottenham Hotspur, Danny Rose (AFP/Paul Ellis)
Bek timnas Inggris dan Tottenham Hotspur, Danny Rose (AFP/Paul Ellis)

Gara-Gara Insiden Rasis, Danny Rose Ancam Pensiun

Bola tottenham hotspur
Gregorius Gelino • 05 April 2019 19:30
Rose merasa hukuman terhadap pelaku rasisme tidak cukup berat.
 
London
: Bek Tottenham Hotspur, Danny Rose, mengaku tidak sabar untuk pensiun dari dunia sepak bola. Bek kiri timnas Inggris ini kecewa lantaran hukuman terhadap suporter yang berlaku rasis tidak cukup berat.
 
Rose bersama Callum Hudson-Odoi menjadi sasaran serangan rasial suporter Montenegro ketika membela Inggris di kualifikasi Piala Eropa 2020. Dia sangat kecewa karena UEFA, selaku otoritas sepak bola Eropa, tidak menghukum oknum yang menurutnya telah melakukan aksi yang sangat memalukan itu.

"Sudah cukup bagi saya. Saya pikir saya masih memiliki lima atau enam tahun lagi sebagai pesepak bola dan saya tidak sabar untuk pensiun, jika melihat bagaimana permainan ini berkembang," kata Rose seperti dilansir dari Sky Sports.


Baca juga: Raheem Sterling Traktir Tiket Pertandingan untuk 550 Anak Sekolah


"Rasanya menyedihkan, tapi jika suatu negara didenda sebesar apa yang saya keluarkan untuk satu malam di London, apa yang Anda harapkan? Hukumannya tidak cukup keras," terangnya.
 
Ia mencontohkan apa yang dialami pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, yang dihukum tidak boleh mendampingi timnya selama dua pertandingan. Padahal, ia hanya mempertanyakan keputusan wasit yang menjadi pengadil di laga Tottenham versus Burnley, yaitu Mike Dean.
 
"Manajer saya dihukum dua laga karena mengkonfrontasi Mike Dean ketika menghadapi Burnley. Tapi sebuah negara hanya didenda sedikit uang karena berlaku rasis," tegasnya.
 
Emery: Torreira dan Guendouzi Berkembang Pesat
 
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ACF)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan