Striker PSS Sleman, Kushedya Hari Yudo (pirang) saat duel dengan pemain PSIS Semarang (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Striker PSS Sleman, Kushedya Hari Yudo (pirang) saat duel dengan pemain PSIS Semarang (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

PSS Sleman Masih Miskin Kreativitas Serangan

Bola liga 1 indonesia PSS Sleman PSIS Semarang
Ahmad Mustaqim • 01 Mei 2019 00:40
Sleman: PSS Sleman belum menunjukkan permainan terbaik jelang Liga 1 musim 2019 bergulir. Dengan amunisi sejumlah pemain anyar, permainan PSS masih miskin kreativitas.
 
PSS sebetulnya mampu menang 1-0 atas PSIS Semarang dalam laga uji coba di Stadion Maguwoharjo Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa, 30 April 2019. Gol semata wayang Super Elang Jawa dicetak pemain asing bernama Brian Ferreira hasil umpan Dave Mustaine pada menit 42.
 
Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro merasa anak asuhnya sedikit bermain lebih baik ketimbang saat ditahan Perseru Badak Lampung FC di venue yang sama. PSS sedikit mampu menunjukkan sejumlah upaya menyerang dan menusuk pertahanan lawan.

Baca:Persib Vs Borneo Peroleh Izin Keamanan


"Pertandingan lebih baik ketimbang kemarin. Masih ada beberapa evaluasi," ujar Seto di Stadion Maguwoharjo, Selasa 30 April 2019 malam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Seto mengatakan anak asuhnya masih mudah kehilangan bola saat hendak membangun serangan. Namun, ia melihat para pemainnya mulai terbebas dari beban di luar teknis.
 
"Pemain mulai lepas yang kemarin dirasakan. Semoga ini jadi progres yang baik untuk ke depannya," ujar eks pemain Timnas Indonesia ini.
 
Seto mengakui anak asuhnya masih miskin dalam mengkreasi serangan. Kondisi ini berdampak pada minimnya peluang untuk memasok striker asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili sebagai target man.
 
Saking minimnya peluang, Yevhen bahkan beberapa kali harus turun ke baris pertahanan untuk menjemput bola. "Minimnya peluang ini kita tak ingin bertumpu pada satu orang. Kita harus menciptakan peluang untuk siapa saja," ucapnya.
 
Seto mengatakan akan segera melakukan banyaknya kekurangan permainan timnya. Di sisi lain, ia cukup senang dengan perkembangan pemain yang sebelumnya dalam kondisi tak fit.

Baca juga:Brace Marc Klok Lawan United, Bukti Layak Masuk Timnas


Striker Kushedya Hari Yudo, Derry Rahman Noor, dan Alfonso de la Cruz sempat disebut mengalami masalah kebugaran. Yudo dan Derry sempat mengalami demam, sedangkan Alfonso mengalami pendarahan di kepala saat uji coba melawan Perseru.
 
"Tapi tim medis merekomendasikan mereka bisa bermain. Termasuk Yevhen, kita coba di sana biar lebih bisa adaptasi. Yevhen kita beri waktu yang lebih untuk adaptasi," kata dia.
 
Secara keseluruhan, Seto melanjutkan, empat pemain asing PSS, termasuk Guelherme Felipe de Castro 'Batata', mulai mengalami peningkatan. Meski begitu, peningkatan permainan di dalam tim belum signifikan.
 
"Seperti Batata dan Brian, di sana (sektor tengah) ada (Nerius) Alom juga. Sempat kacau, setelah itu oke. Ini harus kita perbaiki. Teknik oke, tapi cara bermain harus kita ubah," ungkapnya.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Jadwal Semifinal Liga Champions

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif