Joko Driyono. (Foto: medcom.id/ Muhammad Al Hasan)
Joko Driyono. (Foto: medcom.id/ Muhammad Al Hasan)

Izin Penundaan Pemeriksaan Diterima, Jokdri Tinggalkan Polda Metro Jaya

Bola pssi Pengaturan Skor Sepak Bola Joko Driyono
Muhammad Al Hasan • 27 Februari 2019 15:36

Joko Driyono meminta penangguhan pemeriksaan kepada penyidik di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dia beralasan ada beberapa agenda yang harus dia datangi sehingga dia meminta pekan depan untuk diperiksa.

Jakarta: Tersangka kasus perusakan dokumen terkait pengaturan skor, Joko Driyono meminta penangguhan pemeriksaan. Ia memohon kepada penyidik agar pemeriksaannya ditunda dan dilanjutkan hingga minggu depan.
 
Selain itu, kepada penyidik ia pun meminta agar bisa meninggalkan pemeriksaan hari ini lebih cepat. Keterangan ini ia sampaikan saat keluar Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat.
 
Oleh karena itu, pada pemeriksaannya yang ketiga ini, tidak seperti pada kedua pemeriksaan sebelumnya. Jokdri keluar lebih cepat yakni sekitar pukul 14.00 WIB setelah datang ke Polda pukul 10.00 WIB.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun saat keluar seusai diperiksa, Jokdri hanya menyampaikan bahwa hari ini ia diperiksa terkait BAP dan penyampaian permohonan untuk penundaan pemeriksaan hingga minggu depan.

Baca: Presiden Harap Kemenangan Timnas U-22 Jadi Awal Kebangkitan

"Ada dua poin saja. Pertama memang konfirmasi ulang BAP kedua hari Kamis tanggal 21 Februari, minggu yang lalu. Kemudian yang kedua saya secara pribadi menyampaikan permohonan untuk datang kembali minggu depan," kata Jokdri di Polda Metro Jaya, Rabu 27 Februari 2019.
 
Mantan Sekjen PSSI itu berdalih bahwa penundaan ini berkaitan dengan serangkaian agenda menjelang Piala Presiden yang kick-off nya akan dimulai 2 Maret mendatang. Sehubungan dirinya masih aktif menjadi Plt Ketua Umum PSSI sehingga masih ada hal-hal yang harus ia bereskan terkait tanggung jawabnya di organisasi.
 
"Ini juga ada hubungannya dengan beberapa agenda yang sedang kita persiapkan khususnya menjelang kick-off Piala Presiden," ujar dia.
 
"Alhamdulillah disetujui oleh penyidik dan saya diijinkan untuk meninggalkan (pemeriksaan hari ini)," kata dia.
 
Jokdri dijadikan sebagai tersangka atas hasil pengembangan pemeriksaan tiga saksi sebelumnya yang notabenenya anak buah Jokdri. Ia menjadi tersangka ke-15 dan diduga sebagai aktor intelektual di balik pengrusakan dokumen.
 
Oleh polisi, ia disangkakan melanggar pasal berlapis, yaitu pasal 363 yang terkait pencurian dan pemberatan serta pasal 232 tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan. Selanjutnya, pasal 233 tentang perusakan barang bukti dan pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di pasal 232 dan 233.
 
Video: PPATK Telusuri Aliran Dana Joko Driyono
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif