Bambang Suryo, manajer Metro FC yang berkompetisi di Liga 3 Indonesia 2018 (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Bambang Suryo, manajer Metro FC yang berkompetisi di Liga 3 Indonesia 2018 (Foto: medcom.id/Daviq Umar)

Komdis PSSI Hukum Bambang Suryo Seumur Hidup

Bola liga indonesia pssi Liga 3 Indonesia Pengaturan Skor Sepak Bola
Daviq Umar Al Faruq • 27 Desember 2018 18:21
Bambang Suryo dijatuhi hukuman seumur hidup tak boleh beraktivitas di dunia sepak bola karena berupaya mengatur pertandingan sepak bola. Sebelum dijatuhi hukuman ini, Bambang Suryo ternyata sempat divonis seumur hidup pada tahun 2015.
 
Malang:
Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan keputusan terkait pelanggaran disiplin kepada manajer Persekam Metro FC, Bambang Suryo. Komdis menghukum pria yang akrab disapa BS itu dengan larangan beraktivitas dalam ruang lingkup sepak bola Indonesia seumur hidup.
 
Komdis menyatakan bahwa BS melakukan tingkah laku buruk pada pertandingan PSN Ngada kontra Persekam Metro FC, 26 November 2018 lalu di kompetisi Liga 3 2018. Pada laga itu, BS diketahui berupaya menyuap tim PSN Ngada.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Komdis PSSI, Asep Edwin mengatakan pada 10 November 2018, pelatih PSN Ngada, Kletus Gabhe mendapat Whatsapp (WA) dari BS untuk mengucapkan selamat kepada tim PSN Ngada dan menanyakan target tim PSN Ngada karena lolos ke putaran 32 Besar Nasional.

Baca:Nasib Messi Dipegang Pelatih Timnas Argentina


"Lalu pada 21 November 2018, kembali mendapat WA dari Bambang Suryo dengan pertanyaan “ada target lolos..?” dan sekaligus menyampaikan jika ingin lolos maka harus menyerahkan uang sejumlah seratus juta rupiah," katanya seperti dikutip dalam laman PSSI.
 
Selanjutnya, Asep menambahkan pada 19 Desember 2018, BS dipanggil untuk menghadiri sidang Komdis PSSI guna memberikan keterangan terkait tindakannya tersebut. Namun ternyata, BS tidak memenuhi panggilan Komdis PSSI tanpa alasan yang patut.
 
"BS lebih memilih hadir pada acara di sebuah TV swasta pada malam hari dan diperkuat dengan bukti-bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin. BS pada 2015 juga telah dihukum oleh Komdis PSSI berupa larangan beraktifitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup," bebernya.
 
Putusan dari Komdis PSSI ini menguatkan keputusan Komdis PSSI tahun 2015 dengan merujuk kepada pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI, yakni Bambang Suryo dihukum larangan ikut serta dalam aktifitas dalam kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI seumur hidup karena telah terjadi pelanggaran terhadap pasal 72 ayat (4) jo. pasal 141 Kode Disiplin PSSI.

Baca juga:Kaleidoskop 2018: Momen Manis dan Pahit Timnas Indonesia


Terkait kasus penyuapan atau pengaturan pertandingan ini merupakan komitmen PSSI untuk menyelesaikan masalah ini. Apabila ditemukan indikasi dimana hukum sepak bola tidak lagi dapat menjangkau, maka PSSI akan berkoordinasi dengan Kepolisian RI.
 
PSSI juga menyiapkan tim Ad Hoc sinergi integritas. Komite ini dibentuk untuk tugas khusus dan dalam periode yang khusus. Awal Januari 2019, PSSI akan merencanakan pertemuan dengan Kepolisian RI yang juga mengundang FIFA untuk membicarakan langkah strategis.
 
Di sisi lain, PSSI akan terus memerangi match fixing atau match manipulation. PSSI pun berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memberantas praktik-praktik semacam ini.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Persija Jakarta Perpanjang Kontrak Stefano Cugurra

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi