Joko Driyono. (Foto: medcom.id/ Siti Yona Hukmana)
Joko Driyono. (Foto: medcom.id/ Siti Yona Hukmana)

Reaksi Joko Driyono Usai Diperiksa 20 Jam

Bola pssi Pengaturan Skor Sepak Bola
Muhammad Al Hasan • 19 Februari 2019 11:18

Plt Ketum PSSI Joko Driyono selesai diperiksa penyidik pada Selasa 19 Februari pukul 06:53 WIB. Pemeriksaan berlangsung sekitar 20 jam.

Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Ketum PSSI yang juga tersangka kasus perusakan barang bukti pengaturan skor, Joko Driyono selesai diperiksa setelah 20 jam berada di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Jokdri yang memenuhi panggilan penyidik tiba di Polda Metro Jaya pada Senin sekitar pukul 10.00 pagi dan baru keluar pada Selasa, 19 Februari pukul 06.53 WIB.
 
Seusai diperiksa, Jokdri mengaku penyidik bersikap profesional kepadanya. Sebelumnya, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, Jokdri akan dicecar puluhan pertanyaan terkait dengan tindakan-tindakannya yang diduga melanggar hukum.
 
"Sejak kemarin pukul 10.00 WIB sampai hari ini Alhamdulillah telah memenuhi undangan Satgas untuk didengar keterangan saya sebagaimana surat panggilan. Satgas, penyidik bekerja sangat profesional," kata Jokdri usai diperiksa.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Saya mengucapkan terima kasih atas pelayanan, interaksi dan proses penyidikan yang berlangsung pada hari kemarin, malam hari hingga hari ini," tambahnya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini


Saat dicecar berbagai pertanyaan oleh wartawan, Jokdri enggan berkomentar. Dia terhuyung-huyung bersegera menuju mobil dan meninggalkan Polda Metro Jaya.
 
Dalam kasus ini, pria asal Ngawi itu telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis, 14 Februari 2019. Penetapan tersangka Jokdri tak lama berselang usai satgas melakukan penggeledahan di apartemen dan juga kantornya. Selanjutnya, pada hari yang sama, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, bahwa pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan Jokdri pada Senin, 18 Februari.
 
"Hari Jumat kita kirimkan panggilan sebagai tersangka untuk hadir hari Senin. Kita minta keterangan saudara J dengan status sebagai tersangka," kata Hendro dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu, 16 Februari.
 
Jokdri ditetapkan sebagai tersangka atas hasil pengembangan pemeriksaan tiga saksi sebelumnya yang notabenenya anak buah Jokdri. Ia menjadi tersangka ke-15 dan diduga sebagai aktor intelektual di balik pengrusakan dokumen.
 
Jokdri disangkakan melanggar pasal berlapis, yaitu pasal 363 yang terkait pencurian dan pemberatan serta pasal 232 tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan. Selanjutnya, pasal 233 tentang perusakan barang bukti dan pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di pasal 232 dan 233.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video: Legenda Liverpool Bicara Nostalgia Istanbul
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif