Liga 1 Indonesia 2018

Banyak Pemain Cedera, PT LIB Minta Wasit Lebih Tegas

Alfa Mandalika 26 Oktober 2018 20:58 WIB
liga 1 indonesia
Banyak Pemain Cedera, PT LIB Minta Wasit Lebih Tegas
Ilustrasi by medcom.id
Jakarta: Kerasnya pertandingan Liga 1 2018 membuat tiga pemain mengakhiri musim lebih cepat. PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas dalam memimpin pertandingan.

Dalam dua pekan terakhir, terdapat tiga pemain mengalami cedera patah tulang fibula. Mereka adalah Robertino Pugliara (Persebaya Surabaya), Suhandi (PSMS Medan) dan Dedi Kusnandar (Persib Bandung). Akibat cedera tersebut, ketiganya harus istirahat dalam waktu yang lama.

Cedera Robertino didapatkan kala membela Persebaya melawan Borneo FC pada pekan ke-25 Liga 1, Sabtu 13 Oktober malam lalu di Stadion Gelora Bung Tomo. Gelandang Argentina itu mendapat tekel keras dari Wahyudi Hamisi saat mencoba untuk masuk ke pertahanan Borneo FC.


Kemudian gelandang PSMS, Suhandi mendapatkan cedera serupa usai ditekel gelandang Mitra Kukar, Bayu Pradana pada pekan ke-27, Selasa 23 Oktober sore di Stadion Teladan, Medan. Proses operasi pemain kelahiran Bandung itu berjalan lancar, tulang Suhandi yang patah juga sudah dipasang pen. 

Terbaru dialami Dedi Kusnandar. Ia mengalami patah tulang fibula kaki kanan saat Persib kalah 0-1 dari PSM Makassar, Rabu 24 Oktober lalu. Pemain yang akrab disapa Dado itu mengalami cedera serius setelah berbenturan dengan Rizky Pellu pada menit ke-34.

Selain ketiga pemain tersebut yang mengalami cedera patah tulang fibula, kiper Madura United FC, Satria Tama sempat dilarikan ke rumah sakit usai mengalami tabrakan dengan penyerang Persipura Jayapura, Hilton Moreira pada pertandingan pekan ke-26.

Kondisi mantan kiper timnas U-22 itu memang sempat mengkhawatirkan setelah kepalanya berbenturan dengan lutut Hilton. Namun Satria dapat pulih dengan cepat dan diturunkan Madura United saat kontra Persebaya Surabaya pada laga pekan ke-27, Kamis 25 Oktober malam.

Baca: Ketika Pelatih Jepang Memuji Indonesia U-19


Beberapa kejadian tersebut tak luput dari perhatian PT LIB. Chief Operating Officer (COO) PT LIB, Tigor Shalomboboy meminta wasit untuk lebih tegas terhadap pelanggaran-pelanggaran keras yang terjadi dalam pertandingan. 

"PT LIB harus memastikan pemain terproteksi di lapangan dan meminta wasit untuk lebih jeli dan tegas melihat pelanggaran-pelanggaran keras yg terjadi. Intinya wasit harus bisa memberikan proteksi kepada pemain, dan tidak segan untuk memberikan hukuman kepada pemain yang melakukan pelanggaran keras," ujar Tigor dalam keterangan tertulis yang diterima medcom.id, Jumat 26 Oktober 2018.

Tigor menambahkan, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI juga diharapkan untuk lebih jeli dalam melihat suatu pelanggaran dan jika perlu memberikan hukuman atas pelanggaran tersebut.

Cedera memang menjadi momok menakutkan bagi para pemain. Robertino, Suhandi dan Dedi Kusnandar harus absen 6-8 bulan untuk pulih dari cedera patah tulang fibula. Cedera yang sama pernah dialami Kim Jeffrey Kurniawan pada musim lalu.

Para pelaku pelanggaran di atas juga tidak mendapatkan hukuman yang setimpal dari wasit. Sementara Komdis PSSI juga belum memberikan respons dan tindakan atas hal tersebut.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Indonesia Naik 4 Peringkat di Ranking FIFA



(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id