Septyadi Pityanta, suporter PSS Sleman yang menempuh perjalanan bersepeda hingga Stadion Pakansari, Bogor-Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Septyadi Pityanta, suporter PSS Sleman yang menempuh perjalanan bersepeda hingga Stadion Pakansari, Bogor-Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Seorang Fans 'Gila' PSS Bersepeda Yogyakarta-Bogor

Bola bola liga 2 indonesia
Ahmad Mustaqim • 04 Desember 2018 07:08
Yogyakarta: Apa pun akan dilakukan demi klub kesayangan. Hal 'gila' dilakukan Septyadi Pityanta, seorang pendukung fanatik klub Liga 2 Indonesia, PSS Sleman.
 
Lelaki berusia 32 tahun ini rela menempuh perjalanan dari rumahnya di Kelurahan Sumberadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, hingga ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hanya bersepeda. Kalau diukur, jarak rumahnya menuju Stadion Pakansari, venue final Liga 2, lebih kurang 400 kilometer.
 
PSS Sleman memang akan menghadapi Semen Padang FC dalam tajuk final Liga 2 di Stadion Pakansari, Selasa 4 Desember 2018. Saat ini, Septyadi sudah berada di Bogor.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga: Terindikasi Suap, Hidayat Mundur dari Anggota Exco PSSI
Saat dihubungi Medcom.id, Septyadi menyatakan berangkat dari kediamannya pada Jumat 30 November 2018 sekitar pukul 09.00 WIB.
 
"Saya sampai di Bogor, Senin (3 Desember 2018) pukul 15.00 WIB," ujarnya saat dihubungi Senin 3 Desember 2018.
 
Septyadi mengungkapkan tekadnya bersepeda ke Bogor semata, untuk mendukung klub berjuluk Super Elang Jawa. Ia ingin sekaligus memotivasi para suporter PSS untuk berusaha memberikan dukungan ke Stadion Pakansari.
 
Baca juga: Hidayat Mundur Sebelum Sidang Komdis PSSI Diumumkan
"Motovasi saya sebenarnya adalah untuk mengajak Sleman fans untuk mendukung langsung di (Stadion) Pakansari," ujarnya.
 
Baginya, bersepeda jarak jauh sudah menjadi hobinya. Ia mengaku sudah pernah menempuh perjalanan jauh lainnya dengan bersepeda.
 
"Perjalanan ke Bogor ini jadi rute baru bagi saya. Sebelumnya saya familiar dengan rute Jawa bagian timur, Bali dan Lombok," ungkapnya.
 
Selama bersepeda, ia merasa senang bisa berinteraksi dengan orang baru. Ia juga merasa puas dengan rute tanjakan untuk menantang adrenalin.
 
Meski demikian, Septyadi juga pernah merasakan duka selama bersepeda. Selain kaki tak nyaman, ia juga sempat merasakan ketidaknyamanan dengan situasi jalan macet, di antaranya saat berada di Bandung hingga Cianjur.
 
"Kesadaran untuk berbagi jalan dengan sepeda masih sangat kurang. Harapan saya, perjuangan ini bisa terbayar dengan PSS menjadi juara," katanya.
 
PSS Sleman lolos ke final Liga 2 setelah di semifinal mengalahkan Kalteng Putra dengan dengan agregate 2-0. Prestasi ini menjadi yang tertinggi bagi PSS, sejak lebih dari 10 tahun lalu.
 
Sementara, Semen Padang FC lolos ke final Liga 2 usai mengalahkan Persita Tangerang dengan agregate 3-2. Semen Padang bermain di Liga 2 setelah terdegradasi dari Liga 1 musim lalu.
 
Video: Dirut Persija: Tak Mudah Meminta Edy Mundur

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi