Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro bersama pemain Abdul Rohim dan Pelatih Arema FC, Milomir Seslija serta pemain Arthur Cunha saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Kamis 11 April 2019-Medcom.id/Daviq
Asisten pelatih Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro bersama pemain Abdul Rohim dan Pelatih Arema FC, Milomir Seslija serta pemain Arthur Cunha saat konferensi pers di Kantor Arema FC, Kamis 11 April 2019-Medcom.id/Daviq

Jelang Leg 2 Final Piala Presiden 2019

Persebaya Bertekad Pecahkan Rekor tak Pernah Menang di Malang

Bola sepak bola arema malang persebaya Piala Presiden 2019
Daviq Umar Al Faruq • 11 April 2019 21:45
Persebaya tak pernah menang dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Arema FC di Malang. Pencapaian terbaik Bajul Ijo, seri lawan Arema 0-0 pada laga Divisi Utama, 12 April 1998 silam.
 
Malang: Persebaya Surabaya bertekad memecahkan rekor tak pernah menang di kandang Arema FC. Keinginan itu bakal mereka buktikan pada leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat 12 April 2019.
 
Data statistik terakhir, Persebaya memang tak pernah menang dalam enam pertandingan terakhirnya melawan Arema FC di Malang. Pencapaian terbaik Bajul Ijo, sukses menahan imbang Arema 0-0 pada laga Divisi Utama, 12 April 1998 silam.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Asisten pelatih Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro mengatakan, salah satu upaya yang dilakukannya untuk memecahkan rekor tersebut, yakni memotivasi pemain bahwa selangkah lagi mereka menjadi juara.
 
"Ini final kedua. Kalau kalian ingin dikenang di Kota Surabaya, di Museum Persebaya, artinya juara tujuannya. Semoga enam kali kalah tidak akan terulang di pertandingan besok di Malang," katanya saat konferensi pers, Kamis 11 April 2019.
 
Baca juga: Persebaya Usung Semangat Manchester United ke Malang
 
Pada leg pertama final Piala Presiden 2019, beberapa hari lalu, Persebaya hanya mampu bermain imbang melawan Arema FC. Laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur itu, berakhir dengan skor 2-2.
 
Hasil tersebut membuat kans juara Persebaya menipis. Sebab, misi berat menanti Bajul Ijo pada leg kedua nanti. Irfan Jaya dan kawan-kawan wajib menang dengan skor berapapun atau seri di atas skor 3-3 untuk meraih juara.
 
"Ada sesuatu kejutan dari kami, karena ini leg kedua final. Mau tidak mau kita harus maksimal di sini," tegas Bejo.
 
Legenda hidup Persebaya ini menyebutkan, timnya tak akan gentar menghadapi tekanan suporter Arema. Tekanan selalu didapatkan Persebaya di setiap pertandingan tandang.
 
Baca juga: Djanur tak Hadiri Konferensi Pers Final Piala Presiden 2019
 
"Dan perlu dicatat, kita di luar kandang selalu mempunyai hasil yang positif. Kita akan mengubah paradigma dan prediksi bahwa kita tidak bisa menang di Malang dan itu akan kita buktikan besok malam, lawan Arema," tuturnya.
 
Berangkat ke Malang, Persebaya berbekal skuat penuh. Pemain andalan mereka, Otávio Dutra dan Ruben Sanadi juga dalam kondisi fit, tanpa keluhan, dan siap diturunkan pada laga besok.
 
"Jadi kita datang ke Malang ini dengan komposisi yang terbaik," pungkasnya.
 
Data statistik pertandingan terakhir Arema FC vs Persebaya Surabaya di Malang:
 
1. Liga 1 2018 = Arema FC 1-0 Persebaya Surabaya (6 Oktober 2018)
2. Indonesa Super League = Arema FC 1-0 Persebaya Surabaya (21 Februari 2010)
3. Divisi Utama = Arema FC 2-1 Persebaya Surabaya (13 Februari 2007)
4. Piala Indonesia = Arema FC 1-0 Persebaya Surabaya (1 September 2006 )
5. Divisi Utama = Arema FC 1-0 Persebaya Surabaya (8 Juli 2001)
6. Divisi Utama = Arema FC 1-0 Persebaya Surabaya (10 Mei 2000)
 
Video: Reaksi Gattuso Usai Milan Dibekuk Juventus

 

(RIZ)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif