Luis Milla adalah Hoaks Terbesar PSSI
Coach Luis Milla Aspas (Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/kye)
Jakarta: Kritik tajam datang dari koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, untuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Akmal menyebut PSSI membual soal rencana melanjutkan kerja sama dengan Luis Milla sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior.

Polemik masa depan Luis Milla dengan Timnas Indonesia sejatinya dimulai setelah Garuda Nusantara gagal mencapai semifinal Asian Games 2018. Pelatih asal Spanyol itu dianggap tidak dapat memenuhi target dan ia pun sempat pulang ke tanah airnya setelah pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Kendati demikian, PSSI sempat meredakan polemik tersebut dengan menyatakan telah mencapai kesepakatan Milla untuk memperpanjang kontrak. Bahkan, ia disebut-sebut bakal kembali ke Indonesia pada 9 Oktober lalu.


Akan tetapi, Akmal menyebut pihaknya sudah memprediksi hal tersebut tidak akan terjadi. Sebab, PSSI dinilai hanya mencoba meredam tekanan publik yang meminta Milla dipertahankan.

Baca: Gubernur Sumsel Bentuk Tim Penyelamat Sriwijaya FC

"Luis Milla adalah hoaks terbesar PSSI. Save Our Soccer dari awal juga sudah tidak yakin kalo PSSI akan mempertahankan Luis Milla, karena bagaimanapun ia dinyatakan diputus kontrak setelah Asian Games," kata Akmal saat berbincang dengan medcom.id via sambungan telepon, Senin 22 Oktober 2018.

"Tapi kemudian kan keputusan itu diralat lewat rapat Exco (Executive Comitee) karena tekanan yang begitu besar dari publik untuk mempertahankan Luis Milla. Maka PSSI berbalik arah untuk memahami keinginan publik," lanjut dia.

Terlebih, PSSI dinilai tidak pro aktif dalam usaha bernegosiasi dengan Milla yang saat itu sudah berada di Spanyol usai diputus kontrak. 

"Luis Milla itu kan posisinya sudah diputus kontrak, sudah di Spanyol dan sangat sulit untuk berbicara via telepon atau e-mail. Ini membuktikan bahwa PSSI tidak profesional," ujar Akmal.

"Lalu mereka mengumumkan sepakat memperpanjang kontrak Luis Milla tanpa adanya pembicaraan. Itu kan namanya drama," sambungnya.

PSSI pada akhirnya mengumumkan Bima Sakti menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia senior. Bima sebelumnya merupakan asisten pelatih Milla di Timnas Senior dan U-23.





(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id