Pelatih Arema FC, Milomir Seslija (dua dari kanan), dan pemain Arema FC, Makan Konate (dua dari kiri), menjalani konferensi pers pasca laga melawan PS Tira Persikabo (Medcom.id/Daviq)
Pelatih Arema FC, Milomir Seslija (dua dari kanan), dan pemain Arema FC, Makan Konate (dua dari kiri), menjalani konferensi pers pasca laga melawan PS Tira Persikabo (Medcom.id/Daviq)

Milo: Sepakbola Memang Kejam

Bola liga indonesia
Daviq Umar Al Faruq • 30 Juni 2019 07:19

Milo menilai Arema mendominasi penuh jalannya laga, namun PS Tira Persikabo yang berhasil meraup tiga angka.


Malang: Pelatih Arema FC, Milomir Seslija menyebutkan bahwa permainan sepakbola adalah permainan yang kejam. Ungkapan itu disampaikannya pasca Arema dikalahkan Tira-Persikabo dalam laga lanjutan Liga Indonesia 1 2019 di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu 29 Juni 2019.
 
Pada laga itu, Tira Persikabo berhasil mencetak dua gol lewat sundulan Osas Saha di menit ke-26 dan sepakan jarak jauh Parfait Essengue di menit ke-90+3. Sedangkan Arema hanya mampu mencetak satu gol lewat tendangan bebas yang dilesakkan oleh Makan Konate pada menit ke-80. Pertandingan berakhir untuk kemenangan Tira Persikabo 1-2.
 
"Sepakbola memang kejam. Kami babak pertama main terbuka, PS Tira memainkan counter attack dan justru mereka yang cetak gol pertama," katanya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Milo, sapaan akrabnya, menambahkan Tira Persikabo bertahan dengan cukup bagus pada babak pertama. Kondisi tersebut menyebabkan timnya sempat kesulitan untuk menciptakan peluang.


Baca juga: Dramatis, Tira-Kabo Curi 3 Poin dari Markas Arema


"Arema mendominasi laga secara keseluruhan. Apda babak kedua hampir tak ada peluang yang dicetak PS Tira. Sedangkan kita punya banyak kesempatan, tapi ini bukan hari kita," ungkapnya.
 
Pelatih asal Bosnia ini menyebutkan para pemainnya sudah mencoba yang terbaik di babak kedua. Bahkan, dia menilai Hamka Hamzah dan kawan-kawan begitu mendominasi jalannya pertandingan.
 
"Tetapi ketika kita mendominasi kita terkadang membuat kesalahan. Kondisi lapangan Stadion Gajayana lebih licin daripada Stadion Kanjuruhan membut gol kedua tadi terjadi. Tidak dapat dipercaya, sepak bola memang permainan kejam," tukasnya.
 
Sementara itu, pemain Arema FC, Makan Konate mengaku kecewa dengan hasil yang diraih tim nya dalam laga ini. Apalagi, Singo Edan dipermalukan di hadapan ribuan Aremania yang hadir dalam stadion.


Baca juga: Kalah dari PS Tira Persikabo, Pelatih Arema Salahkan Kondisi Lapangan


"Sepak ada seri, ada kalah dan ada menang. Tapi ini hasil kita. Lawan last minute mereka cetak gol kedua padahal kita tetap bermain semangat saat extra time," bebernya.
 
"Meski begitu kita harus kerja keras lagi, tetap termotivasi. Kita harus fokus lagi karena masih ada beberapa pertandingan selanjutnya. Lawan Persipura kita akan lebih fokus biar bisa dapat tiga poin," pungkasnya.
 
Atas hasil laga ini, peringkat Tira-Persikabo naik ke posisi dua pada klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 11 poin dari lima pertandingan. Sementara itu, Arema FC kini berada di posisi 14 karena baru memiliki 3 poin dari empat pertandingan.
 
Video: Tekuk Persebaya, Madura United ke Semifinal Piala Indonesia
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif