Ketua Dewan Pembina PSIM, Haryadi Suyuti (depan kiri) memegang bendera PSIM bersama CEO PSIM, Bambang Susanto. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Ketua Dewan Pembina PSIM, Haryadi Suyuti (depan kiri) memegang bendera PSIM bersama CEO PSIM, Bambang Susanto. (Foto: medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Berkandang di Stadion Mandala Krida, Suporter PSIM Diminta tak Buat Kerusuhan

Bola liga indonesia liga 2 indonesia
Ahmad Mustaqim • 19 Juni 2019 14:40

Suporter PSIM Yogyakarta diminta menjaga ketertiban selama menggunakan Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.

Yogyakarta: PSIM Yogyakarta akan mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019 dengan berkandang di Stadion Mandala Krida. Berada di pusat Kota Yogyakarta, suporter PSIM diminta tidak membuat kerusuhan.
 
Musim lalu, suporter PSIM terlibat kerusuhan saat timnya menjamu PSS Sleman di kompetisi Liga 2. Saat itu, seorang penonton akhirnya meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit.
 
Ketua Dewan Pembina PSIM, Haryadi Suyuti mengatakan, sudah menemui Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengenai hal itu. Menurut Haryadi, Sri Sultan meminta suporter PSIM, baik Brajamusti maupun Mataram Independent (Maident) bisa lebih dewasa.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Pesan ngarso dalem (panggilan Sri Sultan) gak boleh gelut (berkelahi) lagi. Sudah diberikan kepercayaan memakai stadion Mandala Krida, PSIM harus menjadi bagian yang membanggakan masyarakat dan Yogyakarta," ujar Haryadi dalam sambutan launching tim dan jersey di Kompleks Balai Kota Yogyakarta pada Selasa malam, 18 Juni 2019.
 
Wali Kota Yogyakarta ini mengatakan, suporter harus bisa ikut berkontribusi menjaga keamanan dan merawat Stadion Mandala Krida. Terlebih, stadion ini baru saja rampung direnovasi.

Baca: Manchester United Tawarkan Kontrak Baru untuk Pogba

"Itu pesan beliau. Harapan kami ke depan manajemen sudah reborn, suporter reborn. Bangkit dari stigma (buruk). Suporter bagian yang mendukung hal baik. Yakin suporter PSIM adalah suporter yang tanggung jawab kepada masyarakat dan prestasi tim," ucapnya.
 
Ia berpesan tiga pesan kepada PSIM. Tiga pesan itu yakni prestasi, manajemen yang solid, dan suporter yang luar biasa. Dengan modal itu, Haryadi meyakini PSIM bisa kompetitif dan mewujudkan target juara Liga 2 dan promosi.
 
"Saya akan berusaha mendukung PSIM dengan datang ke stadion di setiap pertandingan," kata dia.
 
Ia menambahkan, launching penggawa PSIM sekaligus menandai komitmen tim. Salah satu komitmen itu agar tak ada lagi rasa permusuhan suporter.
 
Menurut dia, kebangkitan PSIM bukan hanya pepesan kosong. "PSIM klub lama dengan sejarah panjang. Semua pasti berharap bisa menorehkan sejarah prestasi sepak bola," ucapnya.
 
Di Liga 2, PSIM tergabung di Grup Timur. Mereka akan menjalani laga pertama dengan tandang melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan pada 22 Juni 2019.
 
Video: Setelah Hazard, Zidane Inginkan Gelandang Manchester United
 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif