Gusti Randa. (Foto: medcom.id/Muhammad Al Hasan)
Gusti Randa. (Foto: medcom.id/Muhammad Al Hasan)

Gusti Randa Menolak Disebut Plt Ketum PSSI

Bola pssi
Muhammad Al Hasan • 19 Maret 2019 19:23

Gusti Randa menolak disebut sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI. Dia mengatakan, dia hanya ditugasi Joko Driyono untuk menjalankan roda organisasi PSSI.

Jakarta: Masyarakat pencinta sepak bola Tanah Air dihebohkan dengan kabar terpilihnya anggota Executive Comitee (Exco) Gusti Randa menjadi pengganti Plt Ketum PSSI Joko Driyono. Namun, Gusti Randa tak ingin disebut sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum PSSI.
 
Gusti menegaskan, dirinya hanya ditugasi oleh Jokdri-panggilan karib Joko Driyono untuk melanjutkan tugas harian organisasi. Sebab, organisasi harus tetap berjalan dan menyelesaikan beragam agendanya. Hal ini tentunya akan berat, mengingat Jokdri tengah berperkara dengan kepolisian terkait kasus dugaan pengerusakan barang bukti yang berhubungan pengaturan skor.
 
Gusti pun menegaskan, dirinya dipilih bukan melalui rapat exco. Sehingga, surat keputusan yang diterimanya merupakan surat dari ketua umum dan bukan dari hasil rapat.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi soal ini saya luruskan, kalau yang beredar hasil keputusan exco, bukan, itu diskresi kewenangan ketum. Pak Joko menunjuk, saya menerima, makanya langkah pertama saya adalah melakukan rapat exco," lanjut dia.
 
"Makanya jangan disebut Plt ketua umum karena ini sifatnya penugasan. Kalau Surat Keputusan (SK)-nya dilihat, itu penugasan karena di statuta juga tidak ada, adanya penugasan saja, jadi ketum memberikan SK penugasan," kata Gusti.
 
Gusti menambahkan, ia mulai diberikan amanah per tanggal 19 Maret. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa Jokdri kini berstatus Plt Ketum non-aktif.

Baca: Gusti Randa Jadi Plt Ketum PSSI

"Penugasan dituangkan ke dalam SK ketum, menunjuk saya bagian dari Exco untuk menjabat atau menduduki posisi itu, kalau ada pertanyaan kenapa bukan pak Iwan? karena ini sifatnya ini penugasan jadi itu diskresi kewenangan dari Ketum," lanjut dia.
 
"Ketum sendiri dalam konteks itu, sekarang dalam posisi non-aktif dan itu diperbolehkan agar beliau juga mempunyai banyak waktu untuk penyelesaian perkara yang sedang dihadapi," tegas dia.
 
Namun Gusti sendiri seperti kebingungan atas posisinya kini. Ia seperti malu-malu kucing terkait penjelaan kepastian posisinya di organisasi. Di satu sisi, ia enggan menyebut dirinya Plt Ketum namun ia memberi keleluasaan publik untuk menyebut posisinya sekarang.
 
"Terserahlah mau disebut plt, plh, pltn, segala macem kalau saya gitu-gitu gak penting, tapi yang penting organisasi jalan," lanjut dia.

Video: Taktik Indra Sjafri Terbangkan Garuda Muda


 

(ASM)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif