Gusti Randa (MI/SUMARYANTO BRONTO)
Gusti Randa (MI/SUMARYANTO BRONTO)

Gusti Randa Jadi Plt Ketum PSSI

Bola pssi
Rendy Renuki H • 19 Maret 2019 13:40
Jakarta: Tampuk kepemimpinan tertinggi di kepengurusan PSSI kembali berganti. Kali ini, giliran Gusti Randa yang ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum (Ketum) PSSI yang baru.
 
Keputusan itu ditetapkan setelah Plt Ketum sebelumnya, Joko Driyono, telah nonaktif karena sedang menjalani proses penyidikan terkait kasus pengaturan skor. Jokdri--sapaan Joko Driyono sebelumnya mengemban tugas Plt Ketumsetelah mundurnya Edy Rahmayadi pada kongres di Bali, Januari lalu.
 
"Benar, saya mendapat amanat untuk menjadi Plt Ketua Umum PSSI. Keputusan diambil dalam rapat Komite Eksekutif hari ini," kata Gusti lewat keterangan resmi yang diterimaMedcom.id,Selasa 19 Maret.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Tugas terdekat Gusti Randa adalah mempersiapkan agenda Kongres Luar Biasa (KLB). Namun sebelum merealisasikan agenda tersebut, dia beserta anggota Komite Eksekutif bakal menggelar rapat terlebih dahulu.
 
"Selain itu, saya ingin memastikan Liga 1on the track. Karena waktu sudah dekat," ujar pria yang juga berprofesi sebagai pengacara.
 
Perhelatan Liga 1 sendiri masih tentatif. PT Liga Indonesia Baru merancang bakal menggelar Liga 1 antara April sampai Mei. "Program saya Liga 1 selain KLB. Dua tugas itu menjadi prioritas saya setelah mendapat kepercayaan sebagai Plt Ketua Umum."
 
Gusti Randa memulai karier di kancah sepak bola nasional setelah Pemilu 2009 lalu. Mantan aktor ini mendapatkan tawaran dari Ronny Pattinasarani. Legenda Timnas Indonesia itumembutuhkan sosok publik untuk memopulerkan futsal di tanah air.
 
Pria kelahiran 15 Agustus 1965 ini lantas membentuk Persatuan Olahraga Futsal Indonesia (POFI). Mulai dari organisasi ini, Gusti bisa masuk ke PSSI. Latar belakang hukum Gusti membuat dia menjadi sosok cukup penting di PSSI. Sejumlah masalah hukum berkaitan dengan PSSI dan klub Indonesia kerap melibatkan dia sebagai pengacara.
 
Setelah sempat jadi anggota tim verifikasi calon Ketua Umum PSSI pada awal 2011, dia juga menjadi kuasa hukum PT Persija Jaya Jakarta di tahun sama. Delapan tahun lalu, tiga pihak berbeda berebut Persija.
 
Gusti berada di pihak Persija kubu Benny Erwin dan Ferry Paulus untuk "melawan" PT Persija Jakarta, kubu Nachrowi dan Toni Tobias serta PT Persija Jaya kubu Hadi Basalamah dan Sucipto.Gusti ketika itu menentang keputusan PSSI setelah memenangkan PT Persija Jaya kubu Hadi Basalamah dan Sucipto.
 
Saat itu juga tengah terjadi dualisme di tubuh PSSI lalu memunculkan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) dan didukung oleh Gusti. KPSI lantas membentuk kepengurusannya sendiri di mana Gusti mendapatkan pos Ketua Komite Disiplin.
 

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif