Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto (kiri) mengumumkan pelarangan Persis Solo menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang (Foto: medcom.id/ Ahmad Mustaqim)
Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto (kiri) mengumumkan pelarangan Persis Solo menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang (Foto: medcom.id/ Ahmad Mustaqim)

Faktor Keamanan, Persis Solo Ditolak Berkandang di Stadion Maguwoharjo

Bola liga 2 indonesia
Ahmad Mustaqim • 26 Februari 2019 23:48
Faktor keamanan dan suporter menjadi salah satu pertimbanganBupati Sleman Sri Purnomo, tidak memberikan izin kepada Persis untuk memakai Stadion Maguwoharjo sebagai kandang di kompetisi Liga 2 musim 2019.
 
Sleman:
Persis Solo ditolak menggunakan Stadion Maguwoharjo Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai kandang untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim 2019. Keputusan itu terungkap dalam rapat koordinasi yang dilakukan di Mapolda DIY pada Selasa, 26 Februari 2019.
 
Rapat koordinasi itu mempertemukan manajemen Persis Solo, Bupati Sleman Sri Purnomo, serta pihak PSS Sleman selaku tim yang memakai stadion sebagai kandang. Ada pula perwakilan tim dan suporter di Yogyakarta, seperti PSIM dan Persiba Bantul.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertemuan itu, Sri Purnomo menolak memberikan izin Persis menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang sementara setelah Stadion Manahan dalam tahap renovasi. "Suporter PSIM juga tidak menginginkan mereka (Persis) berkandang di sini (Sleman)," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto.

Baca:Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-22


Menurut Yuliyanto, salah satu alasan Persis tak diizinkan gunakan Stadion Maguwoharjo yakni soal keamanan tim dan suporter. Ia menyebutkan, sejumlah peristiwa tindak kekerasan yang melibatkan suporter tim asal Yogyakarta dengan suporter Persis ikut menjadi pertimbangan.
 
Namun demikin, Yuliyanto menyerahkan kebjakan itu kepada pengelola Stadion Maguwoharjo, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sleman. Selama ini, stadion yang berdomisili di Desa Maguwoharjo itu dikelola di bawah Unit Pengelola Teknis (UPT) Stadion Maguwoharjo yang berkantor di lantai dua stadion tersebut.
 
"Ya mangga (silakan) yang punya tempat tidak mengizinkan. Artinya, ini menjadi hak Pemkab Sleman," ungkapnya.

Baca juga:6 Fakta Menarik Usai Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-22


Kepala UPT Stadion Maguwoharjo, Sumadi sebelumnya mengatakan menerima permintaan manajemen Persis soal rencana penggunaan stadion sebagai kandang sementara. Bahkan dia menyatakan sudah ada pertemuan dan tinggal menunggu persetujuan Bupati Sleman Sri Purnomo sebagai kepala daerah setempat.
 
Sumadi menilai penggunaan stadion sebagai kandang untuk dua tim tidak ada permasalahan. Bahkan ada tiga tim yang pernah menggunakan satu stadion, Stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang, yakni Persiba Bantul, PSIM Yogyakarta, dan PS Tira.
 
Dengan situasi ini, Stadion Maguwoharjo hanya akan digunakan PSS untuk kompetisi Liga 1 musim ini. Terdekat, stadion berkapasitas sekitar 30 ribu penonton ini akan jadi salah satu venue Piala Presiden di grup D yang berisikan PSS, Persija Jakarta, Madura United, dan Borneo FC.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Legenda Liverpool Bicara Nostalgia Istanbul

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif