Indonesia baru saja menahan imbang Myanmar dengan skor 1-1 pada Rabu, 14 Agustus. Dalam pertandingan itu, Fakhri menilai tim besutannya kerap kehilangan bola akibat konsentrasi yang menurun.
Menurut Fakhri, hal itu disebabkan oleh minimnya waktu istirahat bagi para pemain. Hal itu, menurut Fakhri, tidak hanya memengaruhi Indoneisa, tapi juga Myanmar.
"Saya akan gunakan kesempatan untuk pemulihan kondisi fisik saat libur dua hari. Yang menjadi catatan karena faktor fisik, karena jadwal Piala AFF ini terlalu padat. Saya rasa Myanmar mengalami hal serupa. Anak-anak juga banyak kehilangan bola," ujar Fakhri.
Baca juga: Kekecewaan Fakhri Husaini Usai Indonesia U-18 Imbang Lawan Myanmar
Fakhri juga menyangkal hasil imbang yang diraih timnya disebabkan minimnya kreator serangan setelah Mochmad Supriadi berhalangan tampil. Winger 17 tahun itu belum pulih dari cedera yang didapatnya ketika menghadapi Laos.
Menurut Fakhri, timnya tidak memiliki ketergantungan terhadap satu pemain saja. Kunci permainan timnya terletak pada kekompakan tim.
"Saya masih punya 22 pemain untuk melapisi Supriadi yang sedang cedera. Tim ini tidak tergantung pada satu pemain. Mereka saling tergantung satu dengan yang lain. Kekompakanlah yang ada di tim ini," tegasnya.
Video: Liverpool vs Chelsea di Piala Super Eropa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(GRG)
