Selebrasi gol Rose Lavelle saat timnas putri Amerika Serikat membantai Thailand di Piala Dunia Wanita 2019. (Lionel BONAVENTURE / AFP)
Selebrasi gol Rose Lavelle saat timnas putri Amerika Serikat membantai Thailand di Piala Dunia Wanita 2019. (Lionel BONAVENTURE / AFP)

Menang 13-0, Timnas Putri AS Malah Dikecam

Bola sepak bola wanita piala dunia putri
Kautsar Halim • 12 Juni 2019 16:08
Reims: Timnas sepak bola wanita Amerika Serikat (AS) berhasil memecahkan rekor kemenangan terbesar di Piala Dunia dengan menaklukkan Thailand dengan skor 13-0. Namun, kemenangan tersebut tidak sepenuhnya disambut positif oleh tokoh sepak bola Negeri Paman Sam.
 
AS bentrok dengan Thailand untuk memainkan laga pembuka penyisihan Grup F Piala Dunia Wanita 2019. Pertandingannya berlangsung berat sebelah di Stadion Auguste-Delaune II, Reims, Prancis, Rabu 12 Juni dini hari WIB.
 
Alexandra Morgan menjadi pemain paling produktif dari Amerika Serikat dengan menyumbang 5 gol. Samantha Mewis dan Rosa Lavelle sama-sama mencetak 2 gol, sedangkan 4 gol lainnya berasal dari Lindsey Horan, Megan Rapinoe, Carli Lloyd, dan Mallory Pugh.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Seperti dikutip Reuters, mantan pemain timnas sepak bola putra AS, Taylor Twellman, malah mengecam timnas putri AS seusai pertandingan. Dia mengatakan, perayaan gol yang dilakukan atas kemenangan mudah itu sungguh berlebihan.
 
"Merayakan gol seperti nomor punggung 9 (Lindsey Horan) menimbulkan rasa hambar di mulut saya dan mungkin juga banyak orang lain. Saya ingin tahu apakah ada pemain yang meminta maaf setelah pertandingan," kata Twellman lewat Twitter resminya yang diikuti 327.000 orang.

Klik:Mbappe Malas Tanggapi Isu Madrid


Komentar Twellman berhasil memancing pelatih timnas putri AS Jill Ellis untuk buka suara. Dia justru mengatakan bakal menjadi tindakan kurang respek ketika bermain tidak serius saat unggul besar. Kemudian, dia juga mengaku sudah memberikan semangat kepada beberapa penggawa timnas putri Thailand saat pertandingan berakhir.
 
"Menghargai lawan adalah dengan bermain serius menghadapi mereka. Ini adalah turnamen dimanaperbedaan gol sangat berpengaruh," kata Ellis.
 
"Saya menghormati Thailand. Usai pertandingan, saya berbicara dengan beberapa di antara mereka dan bilang harus tetap tegar. Ini hanya bagian dari permainan," tambahnya.
 
Alexi Lalas sebagai salah satu legenda timnas sepak bola putra AS turut pasang badan terhadap rekor timnas putri AS. Menurutnya euforia yang muncul wajar terjadi karena pertandingan kedua tim berlangsung di ajang tertinggi Piala Dunia.
 
"Tidak masalah jika mereka harus bermain menghadapi tim lemah. Timnas putri AS berada di sini bukan untuk menyenangkan semua orang. Mereka datang untuk memenangkan Piala Dunia," katanya
 
Pembelaan juga datang dari Abby Wambach selaku pemilik rekor pencetak gol terbanyak timnas putri AS. Menurutnya, melakukan selebrasi gol di Piala Dunia sangatlah wajar. Terlebih, ada beberapa pemain yang baru tampil di ajang tersebut.
 
"Ini adalah Piala Dunia Pertama bagi beberapa pemain. Jadi, sudah seharusnya mereka merasa senang. Memang Anda berani melarang pemain putra mencetak dan merayakan gol?" ujar Wambach yang gantung sepatu setelah menyarangkan 184 gol laga internasional. (Reuters)
 

(ACF, KAU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif