Yusuf Mansur membeberkan alasannya terkait keputusan Paytren membeli saham klub Polandia Lechia Gdansk (Foto: Dok. medcom.id)
Yusuf Mansur membeberkan alasannya terkait keputusan Paytren membeli saham klub Polandia Lechia Gdansk (Foto: Dok. medcom.id)

Yusuf Mansur Buka-bukaan Soal Alasan Beli Saham Lechia Gdansk

Bola liga dunia
Achmad Firdaus • 10 Desember 2018 23:46
Jakarta: Perusahaan financial technology (fintech) Paytren milik Yusuf Mansur (YM) baru saja membuat terobosan besar di dunia sepak bola internasional. Paytren membeli saham klub Polandia, Lechia Gdansk.
 
Yusuf Mansur merogoh kocek 2,5 juta Euro atau setara Rp42 miliar (kurs 1 Euro = Rp16.643) untuk membeli 10 persen saham Lechia Gdansk. Nantinya, dana tersebut akan dicicil selama tujuh bulan. Pembayaran awal baru akan dilakukan pada Juni 2019.
 
Meski baru akan melakukan pembayaran awal di bulan Juni, pihak Lechia Gdansk ternyata menaruh kepercayaan tinggi kepada Yusuf Mansur. Bahkan, logo Paytren sudah terpampang di stadion Lechia Gdansk saat laga melawan Legia Warsawa pada lanjutan Liga utama Polandia (Ekstraklasa), akhir pekan kemarin.

Baca:Perjalanan Panjang Macan Kemayoran Menuju Kejayaan


Tak hanya itu, logo Paytren juga sudah tampil di jersey Lechia saat laga melawan Legia. Logo perusahaan milik Yusuf Mansur itu terpampang dengan jelas dan besar di bagian depan jersey klub yang saat ini tengah memimpin klasemen di kasta tertinggi sepak bola Polandia.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  "Ini sejarah buat Lechia Gdansk. Untuk pertama kali, mereka bisa dapat global sponsor (dengan masuknya Paytren)," ujar YM kepada medcom.id usai menghadiri acara Indonesia Shariah Economic Outlook di Universitas Al-Azhar, Jakarta, Senin 10 Desember 2018.

Alasan Paytren Beli Saham Lechia Gdansk


Ustaz kondang ini menyebut, nilai kerja sama ini terbilang murah, dan memiliki keuntungan yang sangat besar buat Indonesia.
 
"Bayangkan, jika dihitung per hari Paytren cuma membayar Rp200 kepada Lechia. Tapi, imbas yang kami dapat sangat besar. Secara tidak langsung, ini bisa jadi ajang promosi buat wisata Indonesia," lanjutnya.
 
Yusuf Mansur Buka-bukaan Soal Alasan Beli Saham Lechia Gdansk
(Screenshot akun Instagram Yusuf Mansur /yusufmansurnew)
 
"Dengan terpampangnya logo Paytren secara besar di bagian depan jersey Lechia, maka, perusahaan-perusahaan di Eropa akan melirik (Indonesia) dan tertarik untuk bekerja sama," imbuhnya.
 
Selain ajang untuk promosi Indonesia, masuknya Paytren ke Lechia Gdansk juga mengusung misi mulia. YM menegaskan, ke depannya kerja sama ini akan membuka peluang untuk bibit-bibit muda Indonesia menimba ilmu sepak bola di Eropa.

Baca juga:Simic Dilirik Klub Langganan Liga Champions


Seperti yang sebelumnya terjadi pada Egy Maulana Vikri. Paytren punya andil besar dalam proses bergabungnya bintang Timnas Indonesia U-19 itu ke Lechia dan mendapatkan kontrak sebagai pemain profesional.
 
"Saya bicara 5-10 tahun mendatang. Kita akan fokus pembibitan pemain. Untuk sekarang masih ada kendala mengirim anak-anak (Indonesia) usia 10 tahun ke Eropa karena ada regulasinya. (Orang tuanya harus bekerja di sana, baru bisa dikontrak klub saat usianya 18 tahun, dll)," kata YM.

Impian Besar Paytren


Seiring dengan terus berkembangnya Paytren, YM berencana melebarkan sayap bisnisnya. Tidak hanya membeli saham Lechia Gdansk. Ia juga berencana menaruh saham di berbagai klub sepak bola Eropa, bahkan merambah ke pentas bola basket Amerika Serikat, NBA.
 
Diakui YM, saat ini pengguna Paytren sudah mencapai 5,2 juta, dengan pengguna aktif sebesar 1,8 juta. Ke depannya, ia menargetkan pada 2019 pengguna Paytren mencapai angka 20 juta.
 
"Setelah Lechia, Paytren akan main di Inggris. Klub Liga 2 Inggris (Divisi Championship) yang berpeluang promosi ke Liga Primer (nama klubnya masih dirahasiakan). Ke depannya, bukan tidak mungkin Manchester United akan berubah namanya menjadi Mansur United," tutupnya sambil tertawa.
 
Keseriusan Paytren bekerja sama dengan klub-klub sepak bola Eropa memang bukan hal yang baru. Sebelumnya, perusahaan yang sudah berdiri sejak 2013 ini juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa klub Liga 1 Indonesia. Di antaranya; Persela Lamongan, Borneo FC dan klub yang baru promosi ke Liga 1, Semen Padang.
 
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga
 
Video:?Persija Juara, Jakmania Nyebur ke Kolam Bundaran HI

 

(ACF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif