Bukan tanpa alasan pelatih yang karib disapa Teco itu memberikan masukan. Itu mengacu kepada hasil uji coba Persija Jakarta dengan Timnas Korsel U-23 di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta, Kamis 21 Juni malam.
Macan Kemayoran harus mengakui keperkasaan skuat muda Korsel usai dikalahkan 1-3. Dua dari tiga gol Korsel ke gawang Andritany Ardhiyasa tercipta saat laga belum genap berjalan 20 menit.
"Mereka (Korsel) bermain menekan sejak pertama. Mereka bermain (menekan dengan tempo tinggi) empat sampai lima menit pertama," ujar Teco usai laga malam tadi.
Pelatih asal Brasil itu menilai Korsel bermain dengan sangat disiplin. Permainan satu-dua Korsel juga berbahaya
Baca: Prediksi Pemain Persija Jelang Tiga Laga Piala Dunia Malam Ini
"Korea punya disiplin. Mereka punya kombinasi permainan satu-dua. Mungkin hari ini semua pemain dia tidak dilepas," sambung pelatih yang sudah memberikan dua gelar sejauh ini bagi Persija (Boost Super Fix Cup dan Piala Presiden 2018).
Teco menambahkan, uji coba kontra Korsel merupakan permintaan manajemen Persija. Awalnya PSSI ingin mencarikan lawan tanding untuk Korsel sebelum melawan Timnas U-23, dan Persija mau menyanggupi permintaan tersebut.
Pasalnya, Macan Kemayoran membutuhkan pemanasan sebelum kembali berkompetisi di Liga 1. Apalagi, Persija akan segera menghadapi laga berat kontra Persebaya Surabaya pada 26 Juni mendatang.
"Ya, kami uji coba dengan Korea dan kami minta uji coba. Kita bisa pasang beberapa pemain inti dan pemain U-19 kami pasang semua," tutupnya.
Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami@medcom_olahraga
Video: Salam dari Rusia, Jalan-jalan di Krasnaya Ploshad
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
