Suasana di rumah Ricko Andrean (Foto: MTVN/Roni)
Suasana di rumah Ricko Andrean (Foto: MTVN/Roni)

Korban Pengeroyokan Oknum Bobotoh

Sosok Ricko Andrean di Mata Keluarga

Bola rusuh sepakbola
Roni Kurniawan • 27 Juli 2017 13:47
medcom.id, Bandung: Ratna Juwita tak menyangka adik terkecilnya Ricko Andrean meninggal diusianya yang masih muda. Si bungsu yang bekerja di perusahaan swasta itu adalah terkecil dari tujuh bersaudara.
 
Ricko menjadi korban pengeroyokan salah sasaran oknum Bobotoh saat menyaksikan laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akhir pekan lalu, menghembuskan nafas terakhir Kamis 27 Juli 2017 sekitar pukul 10.30 WIB.
 
Dimata Ratna, si bungsu memang begitu menggemari Persib sejak kecil. Bahkan Ricko tak pernah melewatkan setiap kali Maung Bandung bertanding.

Baca juga: Tangisan Histeris Warnai Kedatangan Jenazah Ricko Andrean

"Dia mah memang suka Persib, kemana-kemana juga suka nonton. Bahkan kalau Persib main keluar (tandang) juga suka nonton," kata Ratna saat ditemui di rumahnya, Jalan Jembar 1, RT 03/05, Cicadas, Kota Bandung, Kamis 27 Juli 2017.

Ia menceritakan, Ricko merupakan sosok anak manja meskipun sudah bekerja. Tak jarang Ricko pun meminta uang tambahan jika ingin menyaksikan laga Persib di luar Bandung.
 
"Udah gede juga dia mah manja ke kakak-kakaknya, termasuk ke saya. Masih suka minta uang juga buat tambahin kalau mau pergi," tuturnya.

Baca juga: Korban Pengeroyokan Oknum Bobotoh Meninggal Dunia

Justru hal itu yang menjadi kenangan indah bagi Ratna. Ia mengaku pasti sangat merindukan Ricko yang telah pergi untuk selamanya.
 
"Pasti kangen. Apalagi dia suka golek (bercanda) sama keponakannya sampai ada yang nangis. Karena dia emang suka gitu," tandas Ratna.
 
Video: Persib Akan Pindah Kandang ke Jalak Harupat
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(RIZ)
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan