medcom.id, Bandung: Suasana duka menyelimuti sebuah rumah di Jalan Jembar I, RT 05/03, Cicadas, Kota Bandung pada Kamis 27 Juli 2017 siang. Rumah tersebut merupakan kediaman almarhum Ricko Andrean, korban pengeroyokan salah sasaran oleh oknum bobotoh pada laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta di Stadion GBLA pada Sabtu 22 Juli lalu.
Isak tangis mewarnai kawasan Jalan Jember I saat jenazah Ricko tiba setelah dibawa dari Rumah Sakit Santo Yusup Bandung sekitar pukul 11.30 WIB. Ratusan orang yang mayoritas menggunakan pakaian warna biru serta hitam tersebut nampak histeris ketika jenazah dikekuarkan dari mobil ambulans.
BACA: Korban Pengeroyokan Oknum Bobotoh Meninggal Dunia
"Allahuakbar...," teriak seseorang ketika mengangkat jenazah menggunakan keranda.
Isak tangis pun terus mengiringi disaat jenazah dibawa ke rumahnya yang berjarak kurang lebih 50 meter saat diturunkan dari mobil ambulans.
Suasana makin haru pun terjadi saat sang keluarga menerima jenazah Ricko saat diturunkan dari keranda jenazah.
Ratna Juwita, kakak tertua korban tak kuasa melihat sang adik dibungkus kain kafan putih. Tangisan histeris pun menggema di rumah berwarna hijau yang telah dipasang bendera warna kuning.
Ricko Andrean merupakan korban pengeroyokan salah sasaran oknum bobotoh pada laga El Clasico akhir pekan lalu. Meski sempat mendapatkan perawatan insensif selama lima hari di Rumah Sakit Santo Yusup Bandung, tetapi kondisi Ricko tak kunjung membaik karena mengalami luka berat mulai dari kaki hingga kepala.
BACA: Man City Sukses Menang Telak atas Real Madrid
Ricko dinyatakan meninggal dunia pada Kamis 27 Juli sekitar pukil 10.30 WIB. Kini jenazah pun tengah dibersihkan oleh pihak keluarga sebelum dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra Bandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(KRS)
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan