Vaksin covid-19 dari Tiongkok tiba di Indonesia, Minggu, 6 Desember 2020. Foto: Sekretariat Presiden
Vaksin covid-19 dari Tiongkok tiba di Indonesia, Minggu, 6 Desember 2020. Foto: Sekretariat Presiden

Menkes: Embargo Berpotensi Ganggu Ketersediaan Vaksin

Nur Azizah • 26 Maret 2021 14:54
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut pengadaan vaksin berpotensi tersendat imbas lonjakan kasus positif covid-19 di negara lain. Sejumlah negara menahan pengiriman vaksin untuk mengendalikan kasus covid-19. 

"Ada catatan yang kami sampaikan juga ke Presiden (Joko Widodo) karena terjadi lonjakan kasus di beberapa negara, termasuk di India, sehingga mulai terjadi embargo vaksin dan bisa mengganggu ketersediaan vaksin dalam beberapa bulan ke depan," kata Budi di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Jumat, 26 Maret 2021.

Menurut dia, pemerintah akan lebih cermat dalam mengatur laju penyuntikan agar kekosongan vaksin tidak terjadi. Selain itu, dia menerangkan sejumlah negara di Eropa mengalami kenaikan kasus karena adanya varian baru dari covid-19.

Menkes: Insyaallah Vaksinasi Menembus 10 Juta Hari Ini

"Kita amati terjadinya karena ada strain baru yang sudah ada di Indonesia sejak Januari dan adanya mobilitas yang terlalu agresif," ujar Budi. 

Untuk mengantisipasi kenaikan kasus, kata Budi, Presiden Jokowi memerintahkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro diperketat. Di sisi lain, vaksinasi perlu terus dipercepat. 

"Agar kita tidak kehilangan momentum perbaikan. Dengan demikian kita harapkan kasus ini terus turun dan tidak mengalami lonjakan seperti di Eropa," tutur Budi. 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>