Tangkapan layar sebuah diskusi yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu 11 November 2020
Tangkapan layar sebuah diskusi yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu 11 November 2020

13 Calon Jemaah Umrah Positif Covid-19, Kementerian Agama Jadikan Perhatian Serius

Medcom Files
M Rodhi Aulia • 11 November 2020 18:56
HINGGA Rabu 11 November 2020, tercatat tiga kloter atau gelombang calon jemaah asal Indonesia yang tiba di Arab Saudi. Mereka diberangkatkan sejak 1 November lalu.
 
Kementerian Agama mencatat sebanyak 224 calon jemaah yang berangkat pada 1 November. Kemudian sebanyak 89 calon jemaah pada 3 November dan 46 calon jemaah yang berangkat pada 8 November.
 
Semua calon jemaah telah melaksanakan tes swab dan hasilnya negatif sebelum berangkat ke Tanah Suci. Namun setibanya di Arab Saudi mereka diminta menjalani karantina dan kembali melaksanakan tes swab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Hasilnya sebanyak 13 orang dinyatakan positif covid-19. Terdiri dari 8 calon jemaah dari kloter pertama, dan 5 orang dari kloter kedua. "Untuk gelombang ketiga, alhamdulillah sampai saat ini tidak ada. Artinya dari total keseluruhan, ada 13 orang yang terkonfirmasi positif selama dilakukan karantina dan PCR swab test di Arab Saudi," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim dalam sebuah diskusi yang disiarkan kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu 11 November 2020.
 
Arfi menjadikan hal ini sebagai titik evaluasi. Sebab, pihaknya sudah membuat langkah mitigasi dengan mempertimbangkan kemungkinan terburuk.
 
"Bahwa kemudian kondisi di lapangan ada jemaah kita yang terkonfirmasi positif, ini perlu menjadi perhatian serius," ujar Arfi.
 
Arfi mengakui para calon jemaah sebelum berangkat sudah dikarantina. Mereka juga sudah menjalani tes swab/PCR dan hasilnya negatif.
 
Akan tetapi setibanya di Arab Saudi, terdapat calon jemaah yang terkonfirmasi positif. Arfi mengatakan terdapat sejumlah kemungkinan.
 
"Tentu akan kami kaji. Sebagai bahan evaluasi dalam konteks pencegahan dan pengendalian seluruh proses penyelenggaraan ibadah umrah ini," tegas Arfi.
 
Arfi mengimbau calon jemaah untuk mematuhi semua protokol kesehatan. Terlebih ibadah umrah kali ini berbeda jika dibandingkan dengan di masa normal.
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif