Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Gatot Nurmatyo Kabur ke Luar Negeri ? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 17 Oktober 2020 09:42
Beredar sebuah selebaran foto yang menarasikan mantan Panglima TNI yang juga petinggai organisasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo kabur ke luar negeri. Foto ini beredar di media sosial Facebook.
 
Akun Facebook atas nama Agus Wibowo membagikan foto ini pada 15 Oktober 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi sebagai berikut.

"MENUNGGU GATOT, MAU CUCI TANGAN ATAU CARI KAMBING HITAM ?
 
Ketua KAMI Medan akui ada ajakan membuat kerusuhan seperti tahun 98, hal ini selaras dg yg terjadi di lapangan, para pentolan KAMI juga ditangkap, artinya diduga kuat hal ini bukan spontanitas tapi hal yg direncanakan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Lalu Gatot Nurmantyo kemana?
Kabur atau sibuk cari perlindungan? Gue dari awal sudah menyatakan dg tegas bahwa Gatot itu pengecut, bahkan saat dia masih menjabat Panglima TNI. Kalau bukan pengecut, pasti dia akan membela anak buahnya yg kini ditangkap. Bukan malah diam sambil nonton sinetron di rumah..
 
Kalau bukan pengecut, Gatot pasti akan katakan "Saya yg bertanggung jawab atas semua kejadian ini, saya bagian dari rencana terjadinya kerusakan ini"
 
Saya yakin 1000% hal itu tidak akan terjadi, karena dia bukan orang yg punya keberanian melakukan itu.
 
Pengusutan tentu akan mengarah ke Gatot, saya pastikan dia akan korbankan anak buahnya untuk keselamatan dirinya, berbagai dalil akan dia keluarkan agar dia tidak ikut terciduk dalam kejadian ini.
 
Saya pastikan itu, gatot akan cari selamat dibandingkan menjadi laki² sejati. [TG]"


Unggahan ini mendapatkan respon dari 163 warganet. Serta 38 komentar dan 22 kali dibagikan ulang.
 
[Cek Fakta] Gatot Nurmatyo Kabur ke Luar Negeri ? Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Gatot kabur ke luar negeri pada 12 Oktober adalah salah. Faktanya, pada 15 Oktober Gatot masih berada Indonesia.
 
Dilansir dari Liputan6.com, pada 15 Oktober 2020, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo hingga Din Syamsuddin mendatangi anggota KAMI.
 
Gatot mengatakan, pihaknya datang bermaksud menemui Kapolri Jenderal Idham Azis dan kedelapan anggota KAMI yang mendekam di tahanan. Namun, niatan tersebut ditolak kepolisian.
 
Menurut Gatot, dirinya tidak sepenuhnya mengetahui apa alasan pihak kepolisian melarang pertemuan dan kunjungan tersebut.
 
"Ya pokoknya enggak dapat izin, ya enggak masalah," kata Gatot.
 

[Cek Fakta] Gatot Nurmatyo Kabur ke Luar Negeri ? Ini Faktanya
 
Dilansir Tribunnews.com, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan soal penolakan terhadap Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan sejumlah tokoh ketika hendak menjenguk petinggi organisasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) yang ditahan di Gedung Bareskrim.
 
Argo mengatakan, polisi tidak akan memberi izin menjenguk apabila tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik, meski ada jadwal untuk menjenguk.
 
“Namanya orang mau menengok tersangka itu ada jadwalnya. Apabila ada jadwalnya pun kalau masih dalam pemeriksaan juga tidak kita izinkan, karena masih dalam pemeriksaan,” ucap Argo dilansir Tribunnews.com.
 

[Cek Fakta] Gatot Nurmatyo Kabur ke Luar Negeri ? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Gatot kabur ke luar negeri pada 12 Oktober adalah salah. Faktanya, pada 15 Oktober Gatot masih berada Indonesia.
 
Informasi ini jenis hoaks Fabricated Content (konten palsu).Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
[Cek Fakta] Gatot Nurmatyo Kabur ke Luar Negeri ? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://archive.vn/g6Xfj
2.https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/16/ini-alasan-polri-menolak-gatot-nurmantyo-dkk-saat-ingin-jenguk-petinggi-kami
3.https://www.liputan6.com/news/read/4383116/8-anggota-kami-ditahan-gatot-nurmantyo-dan-din-syamsudin-sambangi-mabes-polri
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif