Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Instagram
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Instagram

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] WHO Tegaskan Hasil Tes PCR Sudah Tidak Valid Lagi? Begini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 16 April 2021 16:30
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dikabarkan telah menyatakan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk deteksi covid-19 sudah tidak valid. Kabar ini beredar di media sosial.
 
Akun Instagram @Rippedgymarchive membagikan kabar itu pada 24 Maret 2021. Akun itu mengunggah narasi yang menyebut WHO mencabut PCR test sebagai metode deteksi virus korona baru alias SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.
 
Berikut narasi yang beredar:


"The WHO confirms that the Covid-19 PCR test is flawed: Estimstes of “Possitive Cases” are Meaningless. The Lockdown Has No Scientific Bases"


Benarkah klaim bahwa WHO menyebut tes PCR sudah tidak valid lagi dalam mendeteksi covid-19? Simak cek faktanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] WHO Tegaskan Hasil Tes PCR Sudah Tidak Valid Lagi? Begini Faktanya
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa WHO menyebut tes PCR sudah tidak valid lagi dalam mendeteksi covid-19 adalah salah. Faktanya, WHO dalam rilis terbarunya hanya menekankan bahwa jika terdapat perbedaan antara hasil tes dengan presentasi klinis pasien, bukan terkait hasil tes PCR yang tidak valid.
 
Dilansir Turnbackhoax.id, WHO sampai hari ini tidak pernah menyatakan bahwa tes PCR merupakan tes yang cacat dan sama sekali tidak menjadi penentu seseorang dinyatakan positif covid-19 atau tidak.
 
Tes PCR terkadang dapat menunjukkan bahwa seseorang tidak tertular virus ketika mereka terinfeksi (negatif palsu). Mereka juga dapat menunjukkan bahwa seseorang terkena virus padahal tidak (positif palsu). Sulit untuk mengatakan berapa banyak negatif palsu dan positif yang dihasilkan oleh tes PCR. Maka dari itu, tetap diperlukan pemeriksaan lanjutan terkait hasil tes ini.
 
WHO dalam rilis informasi terbarunya pada Januari 2021 pun menyatakan hal yang sama.

“…Diperlukan interpretasi yang cermat terhadap hasil positif yang lemah. Jika hasil tes tidak sesuai dengan presentasi klinis, spesimen baru harus diambil dan diuji ulang menggunakan teknologi NAT yang sama atau berbeda.”


Pernyataan yang terbaru itu pun tidak menarik imbauan terkait penggunaan tes PCR, atau menyatakan bahwa tes PCR benar-benar valid. Dalam hal ini, dapat disimpulkan bahwa WHO menekankan untuk tetap melihat keselarasan antara hasil tes dengan kondisi pasien positif secara nyata.
 

[Cek Fakta] WHO Tegaskan Hasil Tes PCR Sudah Tidak Valid Lagi? Begini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa WHO menyebut tes PCR sudah tidak valid lagi dalam mendeteksi covid-19 adalah salah. Faktanya, WHO dalam rilis terbarunya terkait tes PCR hanya menekankan bahwa jika terdapat perbedaan antara hasil tes dengan presentasi klinis pasien, bukan terkait hasil tes PCR yang cacat.
 
Informasi jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] WHO Tegaskan Hasil Tes PCR Sudah Tidak Valid Lagi? Begini Faktanya
 

Referensi:
https://turnbackhoax.id/2021/04/16/salah-who-ungkapkan-bahwa-hasil-tes-pcr-adalah-cacat/
https://www.who.int/news/item/20-01-2021-who-information-notice-for-ivd-users-2020-05
https://archive.md/GAH3S
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif