Tutorial verifikasi foto terindikasi hoaks melalui google image. Foto: Google
Tutorial verifikasi foto terindikasi hoaks melalui google image. Foto: Google

[Cek Fakta]

Tutorial Verifikasi Foto Hoaks, Ini Caranya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 08 Oktober 2020 13:47
Banyak konten menyesatkan alias hoaks menyebar di media sosial dalam bentuk foto atau gambar. Foto hoaks biasanya adalah foto lama yang digunakan di luar konteks aslinya.
 
Kita patut berhati-hati sebelum menyebarkan informasi tersebut. Ini diperlukan agar informasi yang belum tentu benar tidak tersebar semakin luas.
 
Ada cara sederhana untuk memeriksa foto atau gambar hoaks. Tim Cek Fakta Medcom.id secara reguler menggunakan teknik padanan gambar (reverse image) untuk memeriksa konten hoaks berbentuk foto. Kami merekomendasikan teknik ini dengan memanfaatkan fitur Image pada situs perambah Google.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Langkah pertama dalam teknik ini adalah menyimpan foto atau gambar yang terindikasi hoaks. Anda juga bisa menyalinlink (pranala) foto terkait jika penyebarannya diperoleh melalui sebuah tautan.
Tutorial Verifikasi Foto Hoaks, Ini Caranya
 

Masukan foto di mesin pencari untuk melihat apakah gambar tersebut diambil dari dunia maya. Buka halaman tatap muka Google, lalu pilih "Gambar" pada menu bar kanan atas. Pada boks pencarian, masukan foto yang sudah disimpan atau masukan link foto.
 
"Dalam proses ini, mesin Google akan menelusuri basis data untuk melihat foto identik," kata Head Desk Cek Fakta Medcom.id Wanda Indana dalam Webinar bertajuk "Hoaxbuster! Yuk Gabung!" pada Jumat, 18 September 2020.
 

Tutorial Verifikasi Foto Hoaks, Ini Caranya
 

Wanda menjelaskan, menambahkan kata kunci (key word) yang relevan pada pencarian gambar juga akan membantu. Cara ini untuk membuat pencarian gambar menjadi lebih spesifik.
 
Pada hasil penelusuran, mesin Google akan menampilkan foto identik pada indeks. Dari situ, Anda bisa melakukan analisa dengan mengamati petunjuk visual. Misal, Anda dapat melihat foto serupa dari waktu unggah/terbit. Pengamatan pada detil foto membantu dalam mengidentifikasi kemiripan foto.
 
"Tujuan reverse image adalah mencari konteks asli dari foto yang diperiksa. Memeriksa konteks asli menjadi penting untuk menentukan apakah foto yang terima telah diubah atau diedit" tambah Wanda.
 
Jika sudah mendapatkan foto aslinya. Cara berikutnya adalah mencocokkan foto tersebut dengan informasi lain dari sumber-sumber kredibel, misal media-media yang telah diakui Dewan Pers, publikasi ilmiah, dan situs resmi.
 
Contoh pemeriksaan foto dengan reverse image pernah kami lakukan pada foto yang beredar di media sosial yang memperlihatkan pria berjanggut menginjak bendera merah putih. Foto tersebut diunggah akun Facebook Danang Loring Djoyo pada Rabu, 19 Agustus 2020
 

Tutorial Verifikasi Foto Hoaks, Ini Caranya
 

Dari hasil penelusuran dengan menggunakan reverse image pada Google, ditemukan foto identik pada situs berita media Inggris Dailymail.co.uk melalui artikel berjudul "Pictured: Al-Qaeda commander posts gloating photos inside Yemen governor's palace just days after he was freed from prison by terrorists". Dari penelusuran gambar kita dapat menyimpulkan bahwa, foto telah mengalami suntingan atau telah diedit.
 

Tutorial Verifikasi Foto Hoaks, Ini Caranya
 

Foto aslinya, pria yang diketahui bernama Khalid Saeed Batarfi menginjak bendera Yaman yang terdiri dari susunan warna merah, putih, dan hitam. Foto tersebut sudah lama beredar, yakni pada 4 April 2015. Kemudian, Khalid Saeed Batarfi berfoto di dalam istana gubernur di Mukalla, Yaman, beberapa hari setelah dia dibebaskan dari penjara teroris.
 
"Dari sini kita tahu, bahwa foto hoaks biasanya beredar dengan suntingan yang mengaburkan konteks asli dari foto tersebut" pungkas Wanda.
 
Seperti diketahui, webinar bertajuk "Hoaxbuster! Yuk Gabung" dapat terlaksana berkat bantuan dan kerja sama dari Google News Initiative dan Media Academy. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pada publik dalam misi memberantas hoaks dan ujaran kebencian di dunia maya.
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif